Bank Mandiri Siap Blokir 'Massal' Kartu ATM Nasabah Per Hari Ini, Ada Apa?
Nasional

Bank Mandiri akan memulai program pemblokiran kartu debit atau kartu ATM sejumlah nasabahnya per Kamis (1/4) hari ini. Berikut penjelasan Bank Mandiri selengkapnya.

WowKeren - Bank Mandiri mengumumkan akan melakukan pemblokiran kartu-kartu ATM mulai Kamis (1/4) hari ini. Rupanya kebijakan pemblokiran ini masih berasal dari instruksi Bank Indonesia untuk penggantian jenis kartu ATM dari magnetic stripe dengan yang ditanami chip.

Direktur Jaringan dan Retail Banking Bank Mandiri Aquarius Rudianto mengungkap alasan di balik konversi jenis kartu ATM ini. Yakni supaya angka skimming alias modus pencurian data nasabah bank bisa diminimalisir.

"(Bank Mandiri) akan menerapkan penonaktifan kartu debit magnetic stripe secara bertahap," tutur Aquarius, dilansir dari laman resmi Bank Mandiri, Kamis (1/4). Kebijakan ini telah disosialisasikan lewat berbagai media seperti situs resmi Bank Mandiri, materi promosi di cabang, media sosial, informasi di ATM, papan iklan, sampai informasi blast lewat SMS dan WhatsApp.

Untuk penonaktifannya pun dilakukan bertahap yang dimulai pada Kamis hari ini. Secara garis besar, penonaktifan kartu dilakukan dalam 3 tahap, dengan fase pertama terarah bagi kartu dengan expiry date 2021-2022.


"Tahap kedua mulai 1 Juni 2021 untuk kartu dengan expiry date 2023-2025. Dan tahap ketiga mulai 1 Juli 2021 untuk kartu dengan expiry date 2026-ke atas," imbuh Aquarius dalam pernyataannya.

Karena itulah Bank Mandiri mengimbau nasabah untuk segera melakukan penggantian kartu agar bisa terus bertransaksi dengan aman dan nyaman. Untuk penggantian kartu debit ini pun sudah disiapkan mekanisme khusus yang memudahkan, cepat, serta tentu saja tanpa biaya.

Termasuk dengan meningkatkan ketersediaan kartu debit ber-chip. Untuk penggantiannya bisa dilakukan di cabang Bank Mandiri terdekat hanya dengan membawa kartu identitas. Khusus nasabah wilayah Jakarta dan Bekasi bisa langsung mengakses fasilitas CS Machine yang ditempatkan di 5 lokasi strategis.

"Kami berharap dapat memenuhi target BI 100 persen pada akhir 2021," pungkas Aquarius. "Di mana per 28 Februari kemarin jumlah kartu debit chip Bank Mandiri sudah mencapai 78,3 persen dari target jumlah kartu yang dipersyaratkan chip."

Kebijakan semacam ini tentu tak hanya dilakukan oleh Bank Mandiri. Beberapa bank lain juga siap melakukan pemblokiran bagi kartu-kartu debit yang belum berganti dengan basis chip, seperti disebutkan di sini.

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait