Kebakaran Hebat Melanda Tanah Abang, Api Diduga Berasal dari Korsleting Listrik
Unsplash/Issy Bailey
Nasional

Kebakaran hebat yang melanda Pasar Kambing Tanah Abang pada Kamis (8/4) sore diduga disebabkan karena korsleting listrik. Berikut penjelasan selengkapnya.

WowKeren - Kebakaran hebat melanda Jl Sabeni Raya No 12 RT 1 RW 12 Pasar Lontar atau Pasar Kambing, Tanah Abang, pada Kamis (8/4) sore. Akibat insiden ini, ratusan kios yang berada di pasar tersebut hangus terbakar.

Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta menduga bahwa kebakaran tersebut disebabkan oleh korsleting listrik. Saat ini petugas tengah melakukan pendinginan di lokasi kejadian.

"Diduga kebakaran berasal dari korsleting listrik pada lapak dua perabotan di Pasar Lontar," kata Humas Dinas Gulkarmat DKI Jakarta, Mulat Wijayanto, dilansir dari detik.com, Kamis (8/4).

Mulat mengatakan bahwa masyarakat menyadari kebakaran tersebut saat api sudah membesar. Karena itulah mereka kesulitan untuk memadamkan api secara manual, hingga akhirnya memanggil petugas pemadam kebakaran.

"Api diketahui oleh warga sudah membesar dan warga berusaha memadamkan. Namun api tidak berhasil dipadamkan dan menghubungi petugas Damkar," imbuh Mulat.


Berdasarkan catatan Dinas Gulkarmat, sebanyak 17 unit pemadam kebakaran dengan 85 personal telah diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan api. Kendati demikian, petugas terhalang akses jalan yang sulit dan keberadaan sumber air yang cukup jauh dari lokasi.

"Dalam proses pendinginan petugas. Hambatan akses jalan sempit, kondisi jalan menuju TKP macet, sumber air jauh dari TKP," tandasnya.

Akibat kebakaran ini, kerugian ditaksir mencapai angka fantastis hingga Rp 1 miliar. "Kerugian kurang lebih satu miliar," pungkas Mulat.

Sementara itu, kebakaran ini diperkirakan terjadi pada pukul 16.50 WIB. Lokasi di sekitar kejadian diselimuti asap tebal hingga membuat mata perih dan pernapasan sesak. Kendati demikian, perambatan api sudah dapat dilokalisir oleh petugas. Di sisi lain, sejumlah warga juga terlihat mendatangi area yang terbakar untuk menyaksikan pemadaman atau sekedar mengabadikan momen tersebut.

(wk/eval)

You can share this post!

Related Posts