Masih Sidang Isbat, Kemenag Ungkap Hilal Awal Ramadan 2021 Sudah Tampak di RI
Nasional
Ramadhan 2021

Kementerian Agama menggelar sidang isbat penentuan 1 Ramadan 1442 Hijriah pada Senin (12/4) hari ini. Namun sampai pukul 18.00 WIB lebih hasil sidang isbat belum juga diumumkan.

WowKeren - Kementerian Agama bersama sejumlah otoritas berwenang lain menggelar sidang isbat penentuan awal bulan Ramadan 2021 pada Senin (12/4) hari ini. Dipantau di kanal YouTube Kemenag, hingga Senin pukul 18.51 WIB hasil sidang isbat belum diumumkan.

Kendati demikian, Kemenag ternyata telah menerima referensi laporan soal hilal 1 Ramadan 1442 Hijriah di sejumlah wilayah Indonesia. "Ada referensi bahwa hilal awal Ramadan 1442 Hijriah hari Senin tanggal 12 April 2021 dapat teramati dari wilayah Indonesia," ujar anggota Tim Unifikasi Kalender Hijriah Kemenag, Cecep Nurwendaya.

Cecep sendiri bertugas menyampaikan paparan mengenai posisi hilal awal Ramadan 1442 Hijriah di Gedung Kemenag hari ini. Pada kesempatan itu hadir pula sejumlah tokoh terkait seperti Menag Yaqut Cholil Qoumas, Ketua Majelis Ulama Indonesia KH Abdullah Zaidi, Ketua Komisi VII DPR RI Yandri Susanto, Wakil Menag Zainut Tauhid Sa'adi, dan Dirjen Bimas Islam Kamaurddin Amin. Perwakilan ormas pun turut hadir lewat aplikasi daring.


Lebih lanjut dijelaskan, ijtima' terjadi pada Senin sekitar pukul 09.31 WIB tadi pagi. Dan pada saat terbenam matahari, ijtima' atau konjungsi sudah tampak di seluruh Indonesia.

"Hilal awal Ramadan sudah cukup tua, umurnya sudah lebih delapan jam. Di Indonesia hilal berada pada posisi signifikan untuk dilihat," ungkap Cecep. "Untuk di Pos Observasi Bulan (POB) Cibeas Pelabuhan Ratu, posisi hilal saat terbenamnya matahari pada posisi 3,59 derajat dengan umur bulan 8 jam 23 menit, 12 detik."

Hilal awal Ramadan ini, diterangkan Cecep, sudah memenuhi kriteria visibilitas hilal yang ditetapkan MABIMS alias Menteri Agama dari Indonesia, Brunei Darussalam, Malaysia, dan Singapura. Yakni tinggi hilal minimal 2 derajat, elongasi bulan ke Matahari minimal 3 derajat atau umur hilal minimal 8 jam.

"Ma'mur Guru Agama Sukabumi dan Endang Efendi Hakim Agama Sukabumi, juga melihat hilal saat itu," imbuh Cecep. "Jadi ada referensi bahwa hilal awal Ramadan 1442 Hijriah pada hari Senin tanggal 12 April 2021 teramati dari wilayah Indonesia."

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts