Tak Terima Ditegur, Istri Dubes Belgia Tampar Pemilik Toko di Korsel Picu Kemarahan Warga
Dunia

Insiden bermula ketika Xiang telah melihat-lihat di toko dan pergi tanpa membeli apa pun. Salah satu karyawan toko salah mengira Xiang telah keluar tanpa membayar.

WowKeren - Para netizen Korea Selatan dibuat geram dengan sebuah rekaman kamera keamanan yang baru-baru ini beredar. Dalam rekaman itu terlihat istri Duta Besar Belgia untuk Korea Selatan menampar seorang penjaga toko.

Seruan kian menggema, agar Dubes Peter Lescouhier dan istrinya Xiang Xueqiu meninggalkan negara itu imbas insiden tersebut. Insiden tak menyenangkan itu terjadi pada Jumat (9/4) lalu. Dalam rekaman video yang dirilis oleh penjaga toko, menunjukkan Xiang menarik lengan seorang karyawan dan memukul bagian belakang kepalanya.

Ketika pemilik toko melangkah di antara keduanya untuk menenangkan mereka, Xiang justru menampar wajahnya. Pukulan Xiang telah membuat wajah pemilik toko bengkak dan mata merah.

Sayangnya, pemilik toko mengatakan dia belum menerima permintaan maaf dari Xiang. Ia merilis rekaman itu berharap agar insiden serupa tidak terjadi pada pemilik toko lainnya.


Insiden bermula ketika Xiang telah melihat-lihat di toko dan pergi tanpa membeli apa pun. Salah satu karyawan toko salah mengira Xiang telah keluar tanpa membayar karena jaket yang dikenakannya tampak mirip dengan yang dijual di toko sehingga dia pun mengejar Xiang. Ketika pekerja tersebut menyadari kesalahannya, dia segera meminta maaf. Namun Xiang tidak dapat menerimanya dan marah.

"Kami sedang menyelidiki tuduhan tersebut, tetapi tidak dapat mengkonfirmasi detail atau keadaan karena penyelidikan sedang berlangsung," kata seorang pejabat di Kantor Polisi Yongsan kepada The Korea Times.

Hal ini menyulut api kemarahan di antara warga Korsel. Banyak warga Korea Selatan melalui media sosial melampiaskan kemarahan mereka. Sejumlah postingan bahkan menyoroti leluhur Tionghoa Xiang (dia diperkirakan lahir di Beijing), yang mencerminkan persepsi publik yang memburuk tentang Tiongkok dan etnis Tionghoa di Korea Selatan.

Sedangkan warganet yang lain mendesak agar duta besar memberikan kompensasi yang setimpal. Sebab jika kasus ini dibiarkan begitu saja, mereka khawatir negara-negara lain akan meremehkan Korsel.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts