KRI Nanggala-402 Belum Ditemukan, Korea Selatan Siap Kirim Bala Bantuan
wikipedia.org
Dunia
KRI Nanggala Hilang Kontak

Kementerian Pertahanan Korea Selatan mengungkapkan simpati yang mendalam atas musibah yang menimpa Indonesia tersebut. Mereka siap memberikan bantuan jika diperlukan.

WowKeren - Pada Rabu (21/4), TNI Angkatan Laut telah kehilangan komunikasi dengan kapal selam KRI Nanggal-405. Kapal selam yang mengangkut 53 orang tersebut hilang kontak saat melakukan latihan di wilayah perairan Bali.

Hingga kini, proses pencarian masih dilakukan. Sejumlah negara tetangga bahkan ikut turun tangan membantu. Bahkan Korea Selatan pun juga menyatakan niatnya untuk membantu Indonesia menemukan kapal selam yang hilang itu.

Berdasarkan media berita Yonhap Menteri Pertahanan Suh Wook menginstruksikan Angkatan Laut untuk bersiap-siap berangkat ke Indonesia kapan saja. Menurutnya, Indonesia adalah salah satu mitra pertahanan Korsel.

Sebagai tanggapan atas tawaran mulia tersebut, Indonesia mengatakan jika telah meminta negara tetangga untuk membantu operasi, mengingat sifat insiden yang mendesak.


Kementerian itu mengungkapkan simpati yang mendalam atas musibah yang menimpa Indonesia. Korsel, dikatakannya tengah menunggu aba-aba dari Indonesia dan siap kapan saja untuk meluncurkan kapal mereka.

"Kami menyampaikan simpati yang dalam kepada Indonesia atas insiden tersebut," kata kementerian. "Begitu Indonesia mengajukan permintaan, kami akan mendukung operasi dengan mengerahkan semua yang ada."

Sementara itu, mantan komandan kapal selam nuklir Ryan Ramsey memperingatkan jika kapal selam tersebut mungkin tidak akan pernah ditemukan. Bukan tanpa alasan, tempat kapal selam tersebut hilang hampir sedalam satu mil.

"Jika sesuatu telah terjadi, sangat tidak mungkin Nanggala-402 akan ditemukan," kata mantan perwira Angkatan Laut itu kepada The Sun. "Fakta bahwa kapal itu belum menyentuh dasar selama komunikasi rutin juga menunjukkan bahwa ia telah tersesat."

Selain itu, pencarian orang-orang yang hilang akibat insiden itu kemungkinan juga akan sulit. Sebab, wilayah perairan Bali memiliki kedalaman lebih dari 1.500 meter. "Bali adalah pulau vulkanik yang dikelilingi oleh air yang sangat dalam hingga 1.590 meter yang akan menghambat peluang untuk menemukan orang yang selamat," ujarnya menambahkan.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts