19 KA Jarak Jauh Tetap Beroperasi di Masa Larangan Mudik, Ini Daftarnya
pixabay.com/Ilustrasi
Nasional
Mudik di Tengah Corona

Menurut VP Public Relations KAI, Joni Martinus, KA jarak jauh maupun lokal yang beroperasi di periode larangan mudik pada 6-17 Mei mendatang telah mendapatkan izin dari pemerintah.

WowKeren - Kereta Api (KA) jarak jauh tetap akan dioperasikan di masa larangan mudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Namun demikian, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menegaskan bahwa KA jarak jauh yang beroperasi di periode tersebut hanya diperuntukkan bagi pelaku perjalanan mendesak untuk kepentingan non-mudik.

"KAI menjalankan kereta api jarak jauh pada periode tersebut bukan untuk melayani masyarakat yang ingin mudik Lebaran," tutur VP Public Relations KAI, Joni Martinus, Selasa (4/5). "Kami mematuhi aturan dan kebijakan dari pemerintah bahwa mudik tetap dilarang."

Nantinya, akan ada 19 KA jarak jauh yang tetap beroperasi di masa larangan mudik 2021. "Jumlah KA yang kami operasikan memang hanya terbatas untuk mengakomodir pelaku perjalanan dengan keperluan mendesak untuk kepentingan non-mudik," jelas Joni.

Sementara itu, akan ada 16 KA perjalanan lokal yang dioperasikan di periode tersebut. Operasi KA lokal sendiri akan dibatasi, yakni keberangkatan dari stasiun awal masimal pukul 20.00.


Menurut Joni, KA jarak jauh maupun lokal yang beroperasi di periode tersebut telah mendapatkan izin dari pemerintah. KAI disebutnya tetap mendukung penuh kebijakan pemerintah dalam pencegahan penyebaran virus corona (COVID-19).

"KAI selalu mengoperasikan KA sesuai pedoman dari Peraturan Menteri dan Surat Edaran yang dikeluarkan pemerintah," kata Joni. "Kami berharap masyarakat dapat tetap membatasi mobilitasnya serta tidak mudik tahun ini."

Berikut daftar KA jarak jauh yang tetap beroperasi 6-17 Mei 2021:

  1. Argo Bromo (Anggrek Surabaya Pasarturi - Gambir PP)
  2. Argo Wilis (Surabaya Gubeng - Bandung PP)
  3. Gajayana (Malang - Gambir PP)
  4. Bima (Surabaya Gubeng - Gambir PP)
  5. Argo Lawu (Solo Balapan - Gambir PP)
  6. Maharani (Surabaya Pasarturi - Semarang Poncol PP)
  7. Kahuripan (Blitar - Kiaracondong PP)
  8. Sritanjung (Lempuyangan - Ketapang PP)
  9. Bengawan (Pasar Senen - Purwosari PP)
  10. Serayu (Pasar Senen - Purwokerto PP)
  11. Kutojaya Selatan (Kutoarjo - Kiaracondong PP)
  12. Tawangalun (Ketapang - Malang Kotalama PP)
  13. Probowangi (Surabaya Gubeng - Ketapang PP)
  14. Tegal Ekspres (Tegal - Pasar Senen PP)
  15. Bukit Selero (Kertapati - Lubuk Linggau PP)
  16. Kuala Stabas (Batu Raja - Tanjung Karang PP)
  17. Rajabasa (Kertapati - Tanjung Karang PP)
  18. Putri Deli (Tanjung Balai - Medan PP)
  19. Pasundan (Lebaran Surabaya Gubeng - Kiaracondong PP)

Adapun tiket KA tersebut dapat didapatkan melalaui aplikasi KAI Access, situs web KAI, serta aplikasi mitra resmi. Selain itu, tiket juga dapat dibeli langsung di loket stasiun 3 jam sebelum keberangkatan.

"KAI tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat sesuai aturan," pungkas Joni. "Dan hanya menjual tiket sebanyak 70 persen dari kapasitas tempat duduk yang tersedia."

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts