Sinopharm untuk Vaksin 'Mandiri' Gotong Royong, Segini Perkiraan Harga per Dosis
Unsplash/Macau Photo Agency
Nasional
Vaksin COVID-19

Vaksin COVID-19 buatan Sinopharm, Tiongkok, sudah mendapat EUA dari BPOM. Sedianya vaksin ini akan diedarkan sebagai Vaksin Gotong Royong alias vaksin mandiri di Indonesia.

WowKeren - Indonesia terus mendatangkan beberapa merek vaksin COVID-19 di tengah upayanya mengembangkan produk secara mandiri. Salah satu yang baru-baru ini tiba adalah Sinopharm yang juga telah mengantongi izin penggunaan darurat (Emergency Use Authorization / EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Sudah diberikan EUA untuk vaksin produksi Beijing Bio Institute Biological Product, yang merupakan salah satu unit dari Sinopharm," kata Kepala BPOM, Penny Lukito pada April 2021 lalu. Disebutkan pula oleh Penny, vaksin Sinopharm ini sedianya akan didistribusikan sebagai Vaksin Gotong Royong di Indonesia.

Vaksin Gotong Royong sendiri merupakan salah satu program pemerintah yang melibatkan pengusaha dan pihak swasta untuk mempercepat distribusi vaksin COVID-19. Lewat skema ini, perusahaan swasta bisa menyelenggarakan vaksinasi mandiri dengan produk yang sebelumnya telah ditentukan pemerintah.

Tentu saja berbeda dengan vaksinasi program pemerintah, Vaksin Gotong Royong tentu baru bisa ditebus jika melakukan pembayaran. Namun, jangan khawatir, yang perlu membayar adalah korporat yang menggelar vaksinasi alih-alih masyarakat yang akan menerimanya nanti.


Lantas berapakah harga yang harus ditebus untuk mendapat suntikan vaksin Sinopharm? Tidak ada harga pasti per dosis vaksin Sinopharm karena berbeda-beda di setiap negara.

Namun media-media Tiongkok melaporkan Sinopharm menagih senilai USD30 atau setara Rp432.811 per dosis vaksinnya kepada pemerintah. Namun klaim ini juga tak mendapat konfirmasi dari pihak Sinopharm maupun Sinovac yang juga menagihkan biaya serupa ke pemerintah Tiongkok.

Sedangkan di negara lain, Senegal misalnya, harga per dosis vaksin Sinopharm jauh lebih murah. Vaksin ini hanya dibanderol senilai USD19 per dosisnya, atau setara Rp274.113.

Sementara pada 12 Maret 2021 lalu, Hungaria menjadi negara pertama di Uni Eropa yang memberi EUA dan membeli vaksin Sinopharm. Kala itu Hungaria sepakat membeli per dosis vaksin Sinopharm seharga USD36 atau setara Rp519.373.

Hingga kini pemerintah memang belum menentukan harga jual vaksin COVID-19 di program Vaksin Gotong Royong. Namun pemerintah memastikan akan mengintervensi pemberian harga supaya merata di seluruh Indonesia.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts