Persiapan Olimpiade Tokyo, Pfizer dan BioNTech Siap Sumbang Vaksin untuk Para Atlet
pixabay.com/Ilustrasi
Dunia
Kontroversi Olimpiade Tokyo

Kerja sama ini adalah kesepakatan vaksinasi besar kedua bagi IOC yang sebelumnya pada Maret lalu telah membuat kesepakatan dengan pejabat Olimpiade di Tiongkok.

WowKeren - Persiapan gelaran acara olahraga bergengsi Olimpiade Tokyo mulai dilakukan. Pfizer dan BioNTech akan menyumbangkan vaksin mereka untuk memenuhi kebutuhan vaksinasi para atlet dan panitia Olimpiade Tokyo.

Hal tersebut sebagaimana disampaikan oleh International Olympic Committee (IOC) pada hari Kamis (6/5). Untuk pendistribusiannya akan dilakukan mulai bulan ini. Dengan begitu, para delegasi Olimpiade memiliki cukup waktu divaksinasi penuh dengan suntikan kedua sebelum tiba di Tokyo untuk pertandingan, yang dijadwalkan akan dibuka pada 23 Juli.

"Kami mengundang para atlet dan delegasi peserta Olimpiade dan Paralimpiade yang akan datang untuk memimpin dengan memberi contoh serta menerima vaksin di tempat dan saat yang memungkinkan," kata Presiden IOC Thomas Bach dalam sebuah pernyataan.


Donasi Pfizer merupakan tindak lanjut atas pembicaraan antara ketua dan CEO perusahaan, Albert Bourla, dan Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga. "Setelah pembicaraan ini, pemerintah Jepang mengadakan pertemuan dengan IOC dan sekarang rencana donasi telah terwujud," kata Pfizer dalam sebuah pernyataan.

Adapun kerja sama ini adalah kesepakatan vaksinasi besar kedua bagi IOC. Sebelumnya, pada Maret lalu sebuah kesepakatan telah diumumkan antara IOC dan pejabat Olimpiade di Tiongkok untuk membeli dan mendistribusikan vaksin Tiongkok menjelang Olimpiade Tokyo dan Olimpiade Musim Dingin Beijing tahun depan.

IOC mengatakan jika program vaksinasi yang dilakukan harus sesuai dengan pedoman vaksin di masing-masing negara dan sejalan dengan peraturan lokal. Sementara itu, Komite Olimpiade Spanyol, Kamis, mengatakan hampir 600 anggota delegasinya yang melakukan perjalanan ke Jepang akan mulai divaksinasi dengan dosis Pfizer bulan ini.

Langkah serupa juga sudah dilakukan oleh Australia, Korea Selatan, dan Italia yang juga telah mengatur jadwal untuk memberikan vaksin pada tim mereka. Diperkirakan akan ada lebih dari 11.000 atlet yang berpartisipasi dalam Olimpiade Tokyo, yang akan dimulai pada 23 Juli hingga 8 Agustus.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts