Ini Kata Pertamina dan Basarnas Soal Kebakaran Kilang Pertamina Cilacap
Twitter/RadioElshinta
Nasional

Manager Communication, Relations & CSR RU IV Cilacap Hatim Ilwan belum mengetahui penyebab kebakaran. Di sisi lain, Kepala Basarnas Cilacap mengungkap dugaannya.

WowKeren - Kebarakan di area kilang Pertamina Cilacap melalap satu tanki Benzene pada Jumat (11/6) pukul 19.45 WIB. Hatim Ilwan selaku Area Manager Communication, Relations & CSR RU IV Cilacap menyebut sumber dan penyebab kebakaran masih diselidiki.

Hatim juga mengklaim Pertamina telah berhasil memadamkan kebakaran di kilang Pertamina Cilacap. Upaya yang dilakukan adalah menggunakan penyemprotan foam ke arah titik api dengan bantuan 50 tenaga pemadam yang ditugaskan.

"Saat ini masih terus dilakukan upaya pemadaman sisa api di area bundwall," ujar Hatim mengutip dari Republika. "Upaya pendinginan juga masih terus dilakukan untuk mencegah api timbul kembali."

Pasokan BBM dan LPG pun dipastikan tidak terganggu. "Meskipun terjadi kebakaran, Pertamina memastikan pasokan BBM dan LPG untuk masyarakat tetap aman," lanjut Hatim.


Sementara itu, Kepala Basarnas Cilacap I Nyoman Sidakarya mengungkap kebakaran terjadi saat hujan deras. Oleh sebab itu, penyebab kebakaran diduga karena petir yang menyambar tangki.

"Kejadian tadi sekitar pukul 20.00 WIB saat hujan lebat ada petir," beber Nyoman kepada Kompas. "Diinformasikan tersambar petir."

Upaya pemadaman pun berlangsung di tengah hujan lebat. Hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa lantaran lokasi kebakaran jauh dari pemukiman.

Kilang di Cilacap adalah satu dari enam kilang milik Pertamina. Kilang di wilayah ini mempunyai kapasitas pengolahan 270 ribu barel per hari dengan sekitar 200 tangki untuk menampung crude yang akan diolah, gas serta BBM hasil pengolahan minyak mentah.

(wk/nere)

You can share this post!

Related Posts