Unik Banget, 7 Festival di Dunia Ini Bikin Pengen Ikutan
SerbaSerbi

Beberapa festival di berbagai negara ini sangat unik lho. Mereka menggunakan buah-buahan hingga lumpur dalam festival tersebut. Penasaran apa saja?

WowKeren -

Tempat yang kita tinggal saat ini, bumi terbagi atas berbagai negara. Dalam suatu negara juga terbagi dalam banyak kelompok manusia. Hal tersebut menimbulkan banyak pula keragaman budaya.

Kekayaan budaya tersebut dapat berupa festival-festival yang biasanya diadakan setiap tahun. Terkadang saking uniknya festival tersebut, turis dari berbagai dunia sengaja datang untuk dapat menikmatinya.


Beberapa festival di berbagai negara ini sangat unik lho. Mereka menggunakan buah-buahan hingga lumpur dalam festival tersebut. Ini dia 7 festival unik yang bakal masuk daftar jalan-jalanmu.

1. Perang Tomat di Spanyol


Perang Tomat di Spanyol

Perang tomat atau La Tomatina merupakan festival yang diadakan tiap tahun di Banol, Spanyol. Festival ini disebut-sebut sebagai perang tomat terbesar di dunia.

La Tomatina bakal digelar pada hari Rabu terakhir di bulan Agustus. Para peserta mulai dari penduduk setempat hingga turis akan tumpah ruah dijalanan saling melemparkan tomat.

2. Perang Jeruk di Italia


Perang Jeruk di Italia

Festival satu ini mungkin cukup berbahaya. Perang jeruk atau yang disebut Carnevale d’Ivrea merupakan tradisi melempar jeruk yang diadakan di Ivrea, Italia.

Setiap tahun, tepatnya bulan Februari festival yang disetujui oleh pemerintah ini selalu memakan korban luka lho. Namun, karena sudah menjadi bagian dari kota Ivrea, festival ini terus berlanjut.

Perang jeruk ini tidak hanya sekedar melemparkan buah itu ke seseorang. Tetapi terdapat beberapa kelompok yang berperang. Pemenang akhirnya ditentukan oleh juri dan bakal dihormati sepanjang tahun.

3. Festival Prasmanan Monyet di Thailand


Festival Prasmanan Monyet di Thailand

Festival satu ini melibatkan hewan yakni monyet. Eits bukan seperti dua festival sebelumnya yang saling melempar tomat atau jeruk ya. Festival satu ini malah memberi makan monyet yang berada di sekitar Kuil Phra Prang Sam Yot, Thailand.

Pada festival ini sekitar 4000 kilo jenis buah-buahan akan disajikan untuk ribuan monyet. Hal tersebut dilaksanakan untuk menghormati para monyet, pasalnya hewan tersebut disebut membawa keberuntungan.

Selain itu, festival memberi makan monyet ini sukses menarik turis tiap tahunnya lho. Jadi pengen ikutan ya.

4. Festival Pikachu di Jepang


Festival Pikachu di Jepang

Siapa yang tak tahu Pikachu, salah satu karakter anime terkenal yang sangat imut? Rupanya, di Jepang ada festival Pikachu sendiri lho.

Dalam festival tersebut akan ada parade di mana lebih dari 1000 Pikachu turun ke jalanan. Para penonton yang hadir pun ikut mengenakan pernak-pernik Pikachu di festival yang diselenggarakan di Yokohama.

5. Festival Lumpur Boryeong di Korea Selatan


Festival Lumpur Boryeong di Korea Selatan

Musim panas waktunya untuk datang ke Festival Lumpur Boryeong. Tidak hanya penduduk Korea Selatan, para turis pun sangat antusias turut serta dalam festival tersebut.

Bermula dari perayaan lokal masyarakat setempat, acara ini menjadi festival global. Lumpur yang digunakan dalam festival tersebut memang khas dari wilayah Boryeong yang merupakan daerah pantai.

6. Festival Songkran di Thailand


Festival Songkran di Thailand

Pada festival ini, seluruh masyarakan dan turis akan turun ke jalanan dan saling menyemprotkan air. Alat-alat yang digunakan juga beragam lho. Mulai dari ember pistol air hingga mobil dengan tangki air yang besar.

Meski terlihat bersenang-senang, namun festival ini penuh dengan acara spiritual juga. Pada pagi harinya, masyarakat Thailand akan pergi kuil-kuil viharauntuk melakukan sembahyang.

7. Festival Holi di India


Festival Holi di India

Festival Holi dirayakan di India untuk menyambut dan merayakan awal musim semi. Selain itu, dalam agama Hindu, festival tersebut dianggap sebagai bentuk kemenangan kebaikan melawan kejahatan.

Peserta Festival Holi akan saling melempar tepung berwarna warni. Tidak hanya dengan cara mengoleskan atau melempar, tetapi ada yang menggunaan pistol air lho.

Kini festival yang sering juga disebut sebagai Pesta Warna ini telah dikenal seluruh dunia. Bahkan banyak negara termasuk Indonesia terinspirasi dari festival tersebut untuk menyelenggarakan berbagai acara.

You can share this post!

Related Posts