Kunjungi Para Penduduk Irak Secara Langsung, Angelina Jolie Menangis
Getty Images
Selebriti

Angelina meminta agar pemerintah dan komunitas internasional mengulurkan bantuan bagi para warga Mosul guna membangun kembali kota tersebut.

WowKeren - Bukan rahasia lagi jika Angelina Jolie dikenal sebagai salah satu selebriti yang memiliki rasa kemanusiaan tinggi. Bahkan aktris "Maleficent" ini diangkat sebagai utusan khusus badan pengungsi PBB (UNHCR).

Mengemban tugas yang begitu mulia, Angelina pun seringkali mengunjungi sejumlah kamp pengungsian di berbagai belahan dunia untuk menyuarakan keadilan. Salah satunya adalah saat mantan istri Brad Pitt ini bertandang ke Mosul, Irak, pada 16 Juni lalu.

Dalam kunjungannya tersebut, aktris kondang ini mendesak dunia internasional untuk tak melupakan warga Mosul, kota yang porak-poranda usai ditinggalkan ISIS. Angelina juga menyebut bahwa saat ini warga Mosul tengah kesulitan membangun kembali kota mereka pasca dilanda perang.

Seperti yang diketahui, pasukan pemerintah Irak berhasil membebaskan Mosul pada Juli 2017 lalu dari kelompok bersenjata ISIS, yang saat itu menguasai kota tersebut selama tiga tahun. Kala itu, ISIS menjadikan Mosul sebagai salah satu basis mereka. Upaya pembebasan Mosul membuat sekitar 900 ribu warga mengungsi.

Dalam sebuah video yang dibagikan UNHCR, Angelina terlihat menemui sejumlah keluarga di Mosul Barat. Ibu enam anak tersebut juga menyusuri jalanan yang hancur lebur akibat bom.

Aktris berusia 43 tahun tersebut lantas bercengkerama dengan warga Mosul, yang menceritakan dampak saat bom menghantam dinding rumah mereka. Tak hanya itu, Angelina juga mengatakan bahwa masih banyak jenazah yang terkubur di bawah puing-puing reruntuhan tersebut, tanpa bisa dievakuasi.

"Ada banyak jenazah dalam reruntuhan ini, yang tetap berada di sini. Dan kalian bisa mencium jenazah-jenazah itu," tutur Angelina dengan wajah prihatin.

Angelina juga tak mampu menahan tangis kala melihat para penduduk Mosul masih bisa tersenyum saat merayakan Hari Raya Idulfitri. "Dan mereka sangat bahagia karena pada Idulfitri yang lalu mereka masih dijajah dan merasakan penderitaan. Dan dalam Idulfitri tahun ini, mereka memang tak punya apa-apa tapi mereka merdeka," lanjut Angelina.

Dilansir News.com pada Rabu (20/6), sebagian besar wilayah kota Mosul, perlahan kehidupan para warga sudah kembali berjalan normal. Banyak pengungsi telah meninggalkan tempat kamp dan kembali ke rumah mereka masing-masing.

Meski demikian, sebagian besar wilayah kota tua di Mosul barat sudah hancur dan berubah menjadi puing-puing selama peperangan yang melibatkan 100 ribu tentara aliansi antara unit militer pemerintah, gerilyawan Kurdi Peshmerga, dan milisi Syiah, lengkap dengan dukungan udara dari Amerika Serikat. Upaya rekonstruksi kota Mosul sendiri juga berjalan lambat.

"Ini adalah kerusakan paling besar yang pernah aku saksikan selama bertahun-tahun bekerja dengan UNHCR. Orang-orang di sini telah kehilangan segalanya," tutur Angelina dalam pernyataan resmi dari UNHCR.

Lebih lanjut, aktris film "Salt" ini juga meminta agar pemerintah dan komunitas internasional mengulurkan bantuan bagi para warga Mosul. Apalagi mengingat bahwa para penduduk tersebut tak memiliki obat-obatan serta akses terhadap air bersih.

"Mereka sangat menderita. Mereka tidak punya obat-obatan untuk anak-anaknya, dan sebagian besar tidak memiliki akses terhadap air ataupun layanan dasar lainnya," imbuh Angelina.

Loading...

You can share this post!

Related Posts