Siap Pandu Oscar 2019, Kevin Hart Justru Banjir Kritikan
Bauergriffin/Gotpap
Film

Buka suara, Kevin malah balik menyindir orang-orang yang memberikan komentar tajam padanya.

WowKeren - Belum lama ini, aktor sekaligus komedian Kevin Hart mengonfirmasi bahwa dirinya bakal menjadi pemandu acara Acedemy Awards atau Oscar ke-91 yang akan berlangsung pada 25 Februari 2019 mendatang. Melalui akun media sosial miliknya, aktor "Jumanji: Welcome to the Jungle" ini mengungkapkan rasa bahagianya saat terpilih untuk memandu ajang prestisius tersebut.

"Aku sangat senang mengatakan hari itu akhirnya tiba padaku untuk memandu Oscar," tulis Kevin. "Aku (masih) tak percaya karena ini telah menjadi tujuan dalam daftar hidupku sejak lama."


Naman Kevin memang telah difavoritkan sebagai pemandu Oscar sejak bertahun-tahun lalu. Sehingga kabar ini bisa dibilang tak terlalu mengejutkan bagi sebagian besar penggemar.

Namun sayangnya, kabar bahagia ini justru tak disambut meriah oleh publik. Banyak yang melayangkan protes pada Academy of Motion Picture Arts and Sciences (AMPAS) lantaran memilih Kevin sebagai pemandu acara. Sebagian besar merasa bahwa komedian tersebut bukanlah pilihan yang tepat akibat ia pernah terlibat kasus KDRT (kekerasan dalam rumah tangga) di pernikahannya dengan istri pertamanya, Torrei Hart. Belum lagi lelucon homophobic-nya yang membuat geram kaum LGBTQ.

Erik Anderson, pendiri Awards Watch juga turut buka suara dalam menanggapi polemik ini. Menurutnya, seharusnya pihak AMPAS mempertimbangkan banyak hal sebelum menunjuk Kevin. "Mempertimbangkan berapa banyak penggemar terbesar Oscar adalah wanita dan pria gay, itu cukup aneh bagi pihak Academy untuk mempekerjakan seorang pria yang memukul istrinya, mengkhianati yang lain ketika istrinya hamil delapan bulan, dan mengatakan salah satu ketakutan terbesarnya adalah anaknya tumbuh dan menjadi gay," ungkap Erik.

Selain Erik, ada pula jurnalis film dari The Guardian, Benjamin Lee,yang bahkan tak segan membagikan komentar kontroversial Kevin dari acara komedi "Seriously Funny" pada tahun 2010 silam. "Dan Oscar untuk host paling homophobic pernah jatuh pada ...." sindirnya dalam keterangan unggahannya.

Kritik serupa juga datang dari para penggemar. Bahkan sebagian besar di antaranya mengaku tak ingin menyaksikan Oscar 2019 jika Kevin tetap dipilih sebagai pemandu acara. "Apa Academy mengetahui sejarah Kevin Hart tentang homophobia? Bagaimana bisa mereka mengaku peduli tentang keragaman dan kemudian memilih pria ini sebagai host? Aku akan melewatkan Oscar tahun ini," cuit salah satu penggemar.

Menanggapi kritik pedas yang dilayangkan untuknya, Kevin sendiri seakan tak ambil pusing. Bahkan dalam unggahan terbaru di akun media sosial miliknya, aktor berusia 39 tahun ini seolah balik menyindir pada haters yang memberikan komentar tajam padanya.

"Aku mendapat pertanyaan paling menakjubkan dari anak-anakku hari ini di telepon," tulis Kevin. "Mereka bertanya, 'Ayah, kenapa kau tidak marah saat orang-orang membicarakanmu di internet' dan aku menjawab, 'Aku tidak pernah melihat hal-hal seperti itu (komentar jahat) karena aku terlalu sibuk bahagia dan mencintai kalian."

Di sisi lain, dalam sebuah wawancara di tahun 2015 dengan Rolling Stone, Kevin memang telah berjanji bahwa dia tidak akan membuat lelucon homophobic lagi dan mengklaim bahwa pernyataan itu mencerminkan ketidakamanannya sendiri, bukannya membidik komunitas LGBTQ. Namun sayangnya, Kevin justru kembali dituduh sebagai homophobic setelah merilis film komedi "Get Hard".

Namun yang paling menarik adalah fakta bahwa beberapa film yang dijagokan masuk dalam nominasi Oscar tahun depan justru mengusung teman LGBTQ. Sebut saja "Can You Ever Forgive Me?", "Boy Erased", serta "Bohemian Rhapsody".

You can share this post!

Related Posts