Berhasil Beli Mini Cooper Rp 12 Ribu di Harbolnas, Driver Ojol Ini Tak Dikenai Pajak Hadiah
Nasional

Seorang pengemudi ojek online, Dedi Heriyadi, berhasil mendapat mobil Mini Cooper seharga Rp 12 ribu di Bukalapak pada Harbolnas.

WowKeren - Hari belanja online nasional (Harbolnas) jatuh pada tanggal 12 Desember setiap tahunnya. Di hari itu, perusahaan-perusahaan e-commerce beramai-ramai memberi diskon besar-besaran. Hari yang pertama kali dicetuskan pada tahun 2012 ini dibuat untuk mendorong masyarakat menggunakan kemudahan belanja online.

Tahun ini, salah satu perusahaan e-commerce terbesar di Indonesia, Bukalapak, memberikan harga Rp 12 ribu kepada beberapa barang mewah. Salah satunya adalah mobil Mini Cooper.


Orang beruntung yang berhasil mendapatkan mobil tersebut adalah seorang pengemudi ojek online bernama Dedi Heriyadi. Kala mengetahui seorang pengemudi ojol mendapatkan mobil tersebut, warganet malah khawatir dengan pajak hadiah yang harus ditanggungnya. Pasalnya, pajak hadiah biasanya berkisar 25 persen dari harga asli.

"Pajak hadiahnya mahal weee 25% kasian dia," komentar akun @ik***__. "Katanya pajak hadiah 25% yak? Berarti sekitar 125jt dong yak?," timpal akun @ma***02.

Dedi Heriyadi

Instagram

Menanggapi hal tersebut, pihak Bukalapak memberikan penjelasannya. Corporate Communication Manager Bukalapak, Evi Andarini mengatakan, peraih mobil Mini Cooper tersebut tidak akan dikenakan pajak hadiah.

Pasalnya, mobil tersebut didapatkan Dedi lewat aktivitas pembelian pada umumnya. "Ini bukan hadiah soalnya," ujar Evi dilansir dari Kompas.com, Jumat (14/12).

Dedi hanya perlu membayar pajak mobil yang berhasil ia dapat. Pengemudi ojek tersebut juga harus mengeluarkan biaya untuk pengurusan sejumlah dokumen kepemilikan mobil.

"Jadi yang dia bayar adalah pajak mobil," jelas Evi. "Untuk urus surat dan lain-lain."

Telah berhasil mendapat Mini Cooper seharga Rp 12.000, Dedi sendiri mengaku belum memiliki rencana untuk mobil tersebut. Pengemudi ojek itu akan memperhitungkan biaya yang harus ia keluarkan untuk mobil tersebut terlebih dahulu. Setelah itu, baru Dedi bisa memutuskan apakah akan menjual atau menggunakan mobil tersebut untuk keluarganya.

"Kalau itu belum kepikiran apa-apa, mobilnya belum kelihatan. Entar kalau ada kelihatan mungkin baru diputuskan," jelas Dedi. Perlu ngeluarin biaya berapa, keputusannya bagaimana. Kan saya tukang ojek, sekali-sekali ngajak istri jalan-jalan naik mobil Cooper keren kan, hehehe."

You can share this post!

Related Posts
Loading...