Kesal dengan Kebijakan Pemerintah, Lady Gaga Maki Donald Trump Saat Konser
Getty Images
Selebriti

Di tengah nyanyiannya, Gaga dengan lantang mengumpati Trump di atas panggung.

WowKeren - Lady Gaga kembali menunjukkan rasa kesalnya pada pemerintahan Donald Trump secara terang-terangan. Kali ini, bintang "A Star is Born" tersebut bahkan melayangkan protes secara terbuka dalam konsernya, Enigma.

Hal ini lantaran Gaga tak setuju dengan keputusan Trump yang masih menutup kegiatan pemerintahan. Saat menyanyikan lagu "Million Reasons" kala tampil pada Sabtu (19/1) malam lalu, Gaga bahkan dengan lantang mengumpati Trump di atas panggung.


"Dan presiden Amerika Serikat sialan itu dapat menempatkan kembali pemerintahan kita pada urusannya," ujar Gaga tiba-tiba di tengah nyanyiannya. "Ada orang yang hidup dari gaji ke gaji dan kini membutuhkan uang mereka."

Sebelumnya, Trump memang melakukan kebijakan penutupan pemerintah lantaran Kongres tak juga menyetujui proposal anggaran pembangunan tembok perbatasan AS dengan Meksiko yang ia gagas. Hal ini terjadi ketika pemerintah AS dan Kongres gagal menyepakati anggaran negara yang akan dicairkan.

Sebagai imbasnya, pemerintah berhenti menyediakan sejumlah layanan publik sehingga para pegawai negeri sipil terpaksa cuti tanpa digaji. Bahkan tercatat ada sekitar 800 ribu pegawai negeri yang kini terpaksa menganggur tanpa upah sampai pemerintah kembali memberikan anggaran.

Selain Trump, Gaga juga melayangkan protes pada Wakil Presiden AS, Mike Pence. Kali ini, pelantun "Shallow" tersebut membahas masalah LGBTQ. Gaga menyinggung istri Mike yang kembali bekerja sebagai guru seni paruh waktu di sekolah Immanuel Christian School di Springfield, yang secara lugas melarang siswa dan karyawan dari kelompok LGBTQ.

"Dan untuk Mike Pence, yang berpikir bahwa baik-baik saja jika istrinya bekerja di sekolah yang melarang LGBTQ, Anda salah. Anda mengatakan kami tidak boleh mendiskriminasi umat Kristen, Anda adalah representasi terburuk dari apa yang dimaksud dengan menjadi seorang Kristen," lanjut Gaga.

Di sisi lain, tentunya ini bukanlah pertama kalinya Gaga melayangkan kritik terbuka pada pemerintahan AS. Pada tahun lalu, pelantun "I'll Never Love Again" ini juga sempat menyinggung kebijakan Trump terkait kebijakan transgender. Melalui akun Twitter miliknya, Gaga terang-terangan mengklaim bahwa keputusan untuk menjadi transgender ada di tangan masing-masing individu, dan tak terikat peraturan pemerintahan.

You can share this post!

Related Posts
Loading...