Prabowo Siap Mati untuk Negara dan Janji Kembalikan Lahan Miliknya 10 Hari Setelah Dilantik
Nasional

Prabowo meluruskan isu kepemilikan sahamnya di Kalimantan Timur, alih-alih 220.000 ia mengaku punya hampir 400.000 hektare.

WowKeren - Kepemilikan ribuan hektar tanah milik calon Presiden Indonesia nomor urut 02, Prabowo Subianto menuai polemik. Masalah mengenai hal ini pertama kali mencuat saat debat capres kedua yang berlangsung pada 17 Februari 2019 kemarin.

Pada saat itu, Prabowo menyinggung mengenai kebijakan pemerintahan Joko Widodo soal pembagian sertifikat tanah. Akan tetapi, Jokowi justru balik "menyerang" dengan mempertanyakan fakta soal kepemilikan ratusan lahan Prabowo.


"Saya tahu Pak Prabowo memiliki lahan yang sangat luas di Kalimantan Timur sebesar 220 ribu hektare, juga di Aceh Tengah 120 ribu hektare," sindir Jokowi. "Saya hanya ingin menyampaikan bahwa pembagian-pembagian seperti ini tidak dilakukan masa pemerintahan saya."

Menjadi persoalan panas, Prabowo kini mengaku akan mengembalikan lahan Hak Guna Usaha (HGU) miliknya jika menang Pilpres pada April mendatang. Prabowo menyebut jika saham dari ratusan hektare lahan miliknya akan dikembalikan selang 10 hari setelah dirinya menang dan dilantik jadi Presiden Indonesia.

"Tapi sekarang saya memutuskan paling lambat 10 hari sesudah saya dilantik, saham-saham dalam perusahaan saya yang menguasai HGU mayoritasnya akan saya serahkan kepada RI," janji Prabowo pada saat berpidato di Padepokan Silat TMII, Jumat (15/3). Selebihnya, Prabowo juga memberikan kejelasan soal berapa luas lahan yang dimilikinya.

"Saudara-saudara sekalian, ada yang terus ejek saya, ada yg terus fitnah saya ada yang terus menghina saya, tidak jadi masalah. Emang gue pikirin," sambung Prabowo. "Saudara-saudara sekalian ada yang mempermasalahkan, saya sebagai pengusaha ya, katanya saya menguasai 220.000 hektare tanah di Kalimantan Timur, itu salah. Tidak 220.000, hampir 400.000."

Prabowo menegaskan jika dirinya siap mengembalikan lahan miliknya kepada negara jika diminta. Menurutnya, jangankan harta, ia bahkan sudah berjanji siap mati untuk Republik Indonesia.

"Saya dari sejak umur 18 tahun saya sudah tanda tangan siap mati untuk republik ini. Jangankan harta, jangankan harta, jangankan harta, jiwa raga saya milik bangsa Indonesia," tegas Prabowo. "Saya dari dulu prajurit tempur, saya di depan. Saya memimpin dari depan. Kalau saya terjun saya nomor satu."

You can share this post!

Related Posts