Gubernur Jatim Khofifah dan Kiai NU Kompak Bantah Rommy Soal Rekomendasi Jabatan Kakanwil Kemenag
Instagram/khofifah.ip
Nasional

Rommy menyebut bahwa Khofifah dan Kiai Asep pernah menyarankan dirinya untuk menunjuk Haris Hasanuddin sebagai Kakanwil Jatim.

WowKeren - Mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy mencatut dua nama ke dalam polemik jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag). Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Kiai Asep Saifudin Chalim disebut Rommy ikut merekomendasikan Haris Hasanuddin sebagai Kakanwil Kemenag Jatim.

Kaget dengan pernyataan Rommy, Khofifah mengaku tidak tahu-menahu soal rekomendasi yang dimaksud oleh Rommy. Ia justru khawatir jika ada yang mengatasnamakan dirinya dalam rekomendasi tersebut.


"Silakan tanya kepada Pak Romy sendiri. Yang saya takut, ada yang mengatasnamakan saya dalam kasus tersebut," kata Khofifah di Gedung Grahadi Surabaya, Sabtu (23/3). "Saya juga kaget, rekomendasi apa yang dimaksud. bisa ditanya Mas Rommy saja."

Khofifah mengatakan bahwa sebagai seorang gubernur, Ia tidak memiliki kepentingan walau untuk sekedar mengetahui proses seleksi Kakanwil Kemenag Jatim. "Untuk tahu saja saya tidak punya kepentingan, apalagi sampai ikut campur. Itu urusan kementerian masing-masing," ujarnya.

Meski demikian, Khofifah mengaku siap jika dirinya harus dipanggil KPK. "Saya siap menyampaikan klarifikasi (ke KPK)," imbuh mantan Menteri Sosial itu.

Tak hanya Khofifah, Asep juga membantah jika dirinya terlibat dalam rekomendasi tersebut. Ia menjelaskan bahwa dirinya dan Haris adalah teman mengaji bersama yang sepakat bahwa suap-menyuap adalah hal yang tidak diperbolehkan dalam ajaran agama.

"Beliau (Haris Hasanuddin) pernah ngaji sama saya. Kitab yang dia pelajari adalah kitab nahwu, hadist dan kita fiqih selama 3 tahun," jelas Asep dilansir Detik, sabtu (23/3). "Dalam hadist kan keterangan-keterangan sudah jelas Arrosyi wal-murtasyi kilaahumaa fin-naar penyuap dan penerima suap kedua-duanya di dalam neraka."

Meski demikian, ia membantah dengan tegas tuduhan dirinya memberikan rekomendasi. "Nggak, menjawab keterangan tentang beliau ngaji di tempat saya 3 tahun, santri saya. Jadi ndak ada rekomendasi-rekomendasi tertulis itu nggak ada. Cari, nggak ada rekomendasi saya. (Khofifah) Ya nggak (merekomendasi)," ujar Asep.

Sebelumnya, Rommy berkilah dirinya terlibat dalam kasus jual beli jabatan. Menurutnya, ia hanya menyampaikan aspirasi dari Khofifah dan Asep terkait pemilihan Kakanwil Kemenag Jatim.

You can share this post!

Related Posts
Loading...