Ada Warganet Palsukan Nama Sahabat Nabi Untuk 'Serang' AHY dan SBY, Gus Nadir: Gila Bener
Instagram/agusyudhoyono
Nasional

Seorang warganet mengaitkan nama AHY serta SBY dengan Perang Uhud dan Aksi 22 Mei. Rais Syuriyah PCI Nahdlatul Ulama Australia-New Zealand, Nadirsyah Hosen alias Gus Nadir, pun meradang.

WowKeren - Sebuah unggahan viral di media sosial "menyerang" Ketua Kogasma Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY, dan Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY. Unggahan tersebut mengaitkan AHY dengan peristiwa Perang Uhud.

Unggahan itu menyebut seseorang yang bernama Amir Huzaini Yasrib. Ia disebut sebagai salah seorang sahabat Nabi Muhammad SAW yang meninggal dalam Perang Uhud lantaran tergiur pada harta rampasan perang. Warganet pun menyingkat nama Amir Huzaini Yasrib sebagai AHY.


Tak hanya sampai di situ, Amir Huzaini Yasrib juga disebut sebagai putra dari Said Badar Yusuf. Warganet lantas menyingkat nama Said Badar Yusuf sebagai SBY.

Kisah Perang Uhud tersebut lantas digunakan untuk "menyerang" AHY dan SBY. Warganet mengaitkan Perang Uhud dengan aksi 22 Mei.

AHY bahkan disebut sebagai pengkhianat. Warganet juga mengaitkan kesamaan inisial pasangan ayah dan anak tersebut.

Unggahan tersebut lantas dikomentari oleh Rais Syuriyah PCI Nahdlatul Ulama Australia-New Zealand, Nadirsyah Hosen alias Gus Nadir. Lewat cuitan di akun Twitter pribadinya, Gus Nadir menyampaikan rasa prihatinnya pada warganet yang memalsukan nama sahabat Nabi Muhammad tersebut.

"Gila bener, sampai nama sahabat pun dipalsukan. Gak suka sama AHY dan SBY silakan, itu hak klean. Tapi jangan sampai maksa bikin singkatan nama dari tokoh fiktif," cuit Gus Nadir pada Selasa (21/5). "Sahabat Nabi lho yg klean palsukan itu. 2 ribu yg like dan 4 ribu yg RT udah ketipu semua. Gak ada di kitab sejarah!"

Gus Nadir

Twitter

Menanggapi cuitan Gus Nadir, warganet lain pun banyak meninggalkan komentar. Banyak yang setuju dengan pendapat dosen senior di Monash Law School tersebut.

"Serem mereka itu gus. Kok berani banget ya main2 sama hal begitu. Mana reply isinya sumpah serapah fitnah dan doa buruk bagi orang lain. Siapakah ulama suu yg ngajari begitu. Terlalu bener," tulis akun @mu***le. "Dan satu ato beberapa dari keluarga kita ada yang percaya loh narasi2 mereka, sial gak tuh," komentar akun @ji***n0. "Terus bersuara gus biar masyarakat ga dijejeli berita2 hoax kaya gini. Demi politik sampe agama aja dibikin hoax. Kasian yang gatau apa2 tp langsung percaya," timpal akun @No***20.

You can share this post!

Related Posts
Loading...