Kim Samuel Konflik dengan Agensi Gara-Gara 2 Masalah Ini, Sang Ibu Ikut Buka Suara
Selebriti

Brave Entertainment kembali merilis pernyataan resmi terkait konfliknya dengan Samuel. Di hari yang sama, pengacara dan ibu Samuel menjelaskan akar masalah dari konflik tersebut.

WowKeren - Kim Samuel mengejutkan para penggemar dengan mengumumkan keluar dari agensinya, Brave Entertainment. Melalui postingan Instagram, penyanyi kelahiran 2002 itu mengatakan dirinya akan berkarir sebagai artis independen.

Sebagai respon, Brave Entertainment membantah jika Samuel telah keluar dari agensi. Mereka juga menyatakan bahwa pengumuman yang disampaikan Samuel di Instagram belum pernah dibahas dan agensi tidak tahu ia akan merilis pernyataan seperti itu.


Senin (10/6), Brave Entertainment kembali merilis pernyataan resmi. Mereka menjelaskan lebih lanjut tentang konflik dengan Samuel. Berikut isi pernyataan resmi mereka:

"Halo. Ini adalah Brave Entertainment. Kami ingin memberi tahu kalian tentang posisi resmi kami dari kegiatan independen Samuel. Ibu Samuel dan perusahaan memiliki pendapat yang bertentangan karena dia masih di bawah umur, dan ibu Samuel secara sepihak memberi tahu kami tentang kontrak eksklusif yang tidak valid."

"Sejak menandatangani kontrak manajemen dengan Samuel pada 2014, kami telah setia menjalankan tugas sebagai perusahaan manajemen di semua bidang dengan dukungan terus-menerus dan dengan murah hati melakukan investasi dan bekerja dengan setia di semua aspek untuk pertumbuhan manajemen dan artis."

"Kami saat ini mempertahankan kontrak yang sah dengan Samuel dan tidak pernah memperlakukannya dengan tidak adil. Kami akan menangani masalah ini dengan tindakan hukum menggunakan prosedur yang sah dengan Samuel. Kami sangat menyesal telah menimbulkan kekhawatiran kepada penggemar dan publik, dan kami akan mencoba menyelesaikan masalah ini sesegera mungkin. Terima kasih."

Melalui pengacaranya, Samuel juga menjelaskan tentang konfliknya dengan Brave Entertainment. "Mulai tahun lalu, ada beberapa perselisihan antara Kim Samuel dan agensinya," ujar pengacara Samuel pada OSEN. Dikatakan bahwa dua konflik utama adalah masalah pembayaran dan partisipasi dalam acara yang tidak disepakati bersama.

"Klienku memiliki masalah dengan tidak menerima laporan akun yang tepat serta rincian pendapatan yang ambigu. Ini telah muncul beberapa kali tapi dia tidak pernah diberi laporan laba rugi yang tepat. Karena inilah konflik muncul," jelas pengacara Samuel.

Masalah kedua disebabkan oleh bisnis mata uang digital yang berhubungan dengan konten musik yang dijalankan CEO Brave Entertainment. "Dalam kontrak Samuel, kondisinya sedemikian rupa sehingga pendapatan dari acara atau konser dibagi, dan kegiatan promosi untuk Brave Entertainment akan dianggap tambahan dan uang mungkin atau mungkin tidak diperoleh. Namun Samuel berpartisipasi dalam promosi untuk perusahaan yang benar-benar terpisah yang tidak terkait dengan agensi dan kontraknya," kata pengacara.

"Samuel pergi ke luar negeri untuk sebuah acara, dan pada waktu itu, dia tampil, melakukan pemotretan, dan merekam video promosi, tapi dia tidak pernah setuju untuk melakukan kegiatan ini. Perusahaan hanya mendapat persetujuan untuk melakukan acara di luar negeri dan kemudian membuatnya berpartisipasi dalam kegiatan lain tanpa memberi tahunya tentang isi kontrak atau ketentuan pendapatan."

"Hanya setelah penggemar dan yang lainnya mengeluh tentang partisipasi Samuel dalam sebuah acara untuk bisnis mata uang digital, agensi menunjukkan kontrak palsu dan mengklaim bahwa tindakan mereka dibenarkan," tambah pengacara.

Ibu Samuel juga berbicara tentang konflik putranya dengan Brave Entertainment melalui siaran pers. "Baru-baru ini, Brave Entertainment menentang keinginan wali Samuel dan berbohong untuk memaksa Samuel terlibat dengan perusahaan mata uang digital pribadi CEO yang tidak memiliki kaitan dengan kegiatannya sebagai seorang artis. Ini benar-benar menghancurkan kepercayaan kami terhadap agensi. Kami mengajukan permintaan untuk perbaikan, tapi karena situasinya tidak diperbaiki, kami memberi tahu agensi tentang pemutusan kontrak dan pergi setelah menyelesaikan jadwal yang tersisa," ungkap ibu Samuel.

"Itu diputuskan setelah memberitahu agensi tentang pemutusan kontrak bahwa masalah tidak dapat diselesaikan melalui kesepakatan bersama, dan pada 20 Mei, keluhan diajukan. Setelah memberi tahu manajer dan stafnya, Samuel berangkat ke Amerika Serikat untuk pelatihan. Klaim bahwa dia telah memutuskan kontak adalah tidak berdasar, karena telah ada komunikasi melalui banyak panggilan telepon. Sebagai ibu Samuel, aku merasa sangat disayangkan bahwa dia mungkin terluka oleh kebenaran yang dibelokkan ini."

You can share this post!

Related Posts
Loading...