Jubir BPN Andre Rosiade Miris dan Tak Terima Prabowo Dituduh Tergiur Kursi Kabinet Jokowi
Nasional

Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN), Andre Rosiade, mengaku bahwa Prabowo dan Partai Gerindra telah terbukti tidak pernah tergiur oleh jabatan yang ditawarkan pemerintah.

WowKeren - Pertemuan Prabowo Subianto dan Joko Widodo pada Sabtu (13/7) rupanya tak ditanggapi secara positif oleh sejumah pihak. Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno, Andre Rosiade, mengungkapkan tuduhan yang muncul akibat pertemuan tersebut.

Lewat cuitan di akun Twitter pribadinya, Andre mengungkap ada pihak-pihak yang menuduh Prabowo mau bertemu dengan Jokowi lantaran tergiur oleh kursi kabinet. Politisi Partai Gerindra tersebut mengaku merasa miris.


"Miris membaca tuduhan kepada pak @prabowo yg disebutkan tergiur kursi Kabinet krn mau Silahturahim dengan pak @jokowi," cuit Andre pada Minggu (14/7). "Saya ingin tegaskan kami @Gerindra adalah partai yg tidak gampang tergoda kursi Kabinet dan jabatan lainnya."

Menurut Andre, Gerindra sudah pernah ditawari kursi kabinet oleh Presiden Indonesia ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY. Andre juga mengklaim Jokowi sudah pernah menawari kursi kabinet ke Gerindra untuk periode 2014-2019.

Andre Rosiade

Twitter

"2009 sd 2014 kami ditawarkan kursi Kabinet oleh pak @SBYudhoyono tapi tidak kami ambil, 2014 sd 2019 kami juga ditawarkan pak @jokowi kursi Kabinet juga tidak kami ambil. 2018 pun kami ditawarkan kursi Wapres utk 2019 pun tidak kami ambil," lanjut Andre. "Lalu sekarang dengan gampang kami @Gerindra dan pak @prabowo di tuduh berkhianat krn iming2 jabatan??? Kami 10 tahun beroposisi. Kami sejak berdiri sp sekarang selalu berada di luar pemerintahan. Dan ini membuktikan kami konsisten dan tidak gampang tergoda."

Selain menegaskan bahwa Prabowo dan Gerindra tak pernah tergiur oleh jabatan, Andre juga mengungkapkan alasan di balik pertemuan Ketua Umumnya dengan Jokowi tersebut. Menurut Andre, Prabowo bertemu Jokowi demi para pendukungnya yang terlibat masalah.

"Pak @prabowo bertemu dengan pak @jokowi demi Indonesia Guyub, demi membebaskan Ratusan Pendukung yg masih di tahan, demi menyesaikan masalah yg masih mendera Ulama dan tokoh2 pendukung 02. Bukan krn iming2 jabatan," tegas Andre. "Pak @prabowo dan @Gerindra tidak pernah dan tidak akan pernah menghianati pendukungnya. Pak @prabowo selalu memilkirkan nasib pendukungnya."

Sebelumnya, Gerindra sendiri telah menanggapi kecaman yang datang dari sejumlah pihak usai Prabowo bertemu dengan Jokowi. Gerindra mengaku bahwa pertemuan tersebut tak akan mengendurkan perjuangan Prabowo untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.

You can share this post!

Related Posts
Loading...