Puri Indah Mall Akhirnya Cabut Papan Pemisah Toilet Ojol dan Pengunjung Usai Dikritik
Nasional

Menurut Marketing Communication Puri Indah Mall, Hendri Priatna, pihaknya telah mencabut papan tanda yang menuai reaksi negatif tersebut atas instruksi pimpinan.

WowKeren - Puri Indah Mall, Kembangan, Jawa Barat, baru-baru ini menuai kritik dari sejumlah pengemudi ojek online (ojol). Pasalnya, terdapat tanda yang memisahkan toilet untuk para pengemudi ojol dan pengunjung mal.

Dilansir Suara pada Kamis (18/7), pengelola Puri Indah Mall pun akhirnya mencabut papan tanda pemisah fasilitas toilet itu. Papan tanda bertuliskan "ojol" tersebut sebelumnya masih terpasang hingga Rabu (17/7) pagi.


Menurut Marketing Communication Puri Indah Mall, Hendri Priatna, pihaknya telah mencabut papan tanda tersebut atas instruksi pimpinan. Pasalnya, meski mengaku tak bermaksud bersikap diskriminatif, pemasangan papan tanda itu telah menuai reaksi negatif.

"Kami mengakui, dengan kami menempatkan tulisan seperti itu ternyata menjadi polemik yang negatif di luar sana," ungkap Hendri di Puri Indah Mall. "Makanya pimpinan kami langsung menginstruksikan langsung dicabut saja."

Sebelumnya, Hendri sempat menjelaskan maksud papan tanda yang sudah terpasang selama sepekan tersebut. Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak bermaksud membeda-bedakan atau pun melarang pengemudi ojol untuk menggunakan fasilitas toilet pengunjung.

"Jadi pengumuman saja," terang Hendri dilansir Kompas. "Di samping fasilitas toilet yang sudah kami miliki, (ada) fasilitas toilet khusus karyawan yang bisa digunakan oleh pengemudi ojek online."

Pemasangan papan tanda itu disebut Hendri didasarkan pada saran pengunjung. Saat itu, pengunjung tersebut mendapati toilet sedang penuh digunakan.

"Sebagai mal, maka kenyamanan pengunjung itu nomor satu," jelas Hendri. "Makanya kita buat imbauan bahwa di sini ada toilet juga yang biasa digunakan oleh karyawan yang bisa juga digunakan oleh ojek online."

Di sisi lain, sejumlah pengemudi ojol merasa kecewa atas pemisahan toilet tersebut. Pengemudi ojol bernama Yohanes misalnya, menilai bahwa pihaknya selama ini turut membantu penjualan restoran-restoran di dalam Puri Indah Mall.

"Enggak mikir sampai segitunya mungkin, karena mungkin dilihatnya, ah ojek online disingkirkan toiletnya," ujar Yohanes. "Jadi manajemen itu harus tahu kalau ojek online ke dalam itu untuk berbelanja. Artinya, kami ini juga pengunjung, wajib dilayani."

You can share this post!

Related Posts
Loading...