Pre-Sale Album 'Lover' Taylor Swift Hampir Capai Angka 1 Juta Kopi, Diprediksi Jadi Mega Best Seller
Billboard/Valheria Rocha
Musik

Jika 'Lover' menyentuh satu juta kopi di pekan debutnya, maka karya terbaru Taylor Swift ini akan menyusul empat album terakhirnya dan memecahkan rekor baru.

WowKeren - Album baru Taylor Swift, "Lover", memang menjadi salah satu sajian yang paling diantisipasi kehadirannya. Hal ini terbukti dari tingginya angka pre-sale album ketujuh pelantun "Look What You Made Me Do" tersebut.

Sejauh ini pre-oder album secara global sudah mendekati angka 1 juta kopi. Dilansir Variety pada Kamis (22/8), kabar ini diungkap oleh pimpinan Republic Records, Monte Lipman. "Antisipasi album ini luar biasa, dengan pra-penjualan yang sangat cepat, sudah mendekati satu juta kopi secara global," kata Monte Lipman.


Jika "Lover" menyentuh satu juta kopi di pekan debutnya, maka karya terbaru Taylor ini akan menjadi prestasi tersendiri dan menyusul empat album terakhirnya sebelumnya. Album Taylor sebelumnya, "Reputation" yang dirilis pada 2017, laku terjual 1,21 juta kopi di pekan pembukaannya. Sebelumnya, "Red" yang dirilis pada 2012 juga terjual 1,2 juta kopi dan "1989" (2014) terjual sebanyak 1,28 juta kopi.

Jika prediksi tersebut terealisasi, tentunya ini akan menjadi pencapaian besar bagi Taylor. Ini akan menegaskan sosoknya sebagai artis pertama dalam sejarah yang memiliki 5 album yang debut di angka 1 juta kopi hanya di pasar Amerika Serikat saja. Apalagi menilik bahwa album yang debut dengan setengah juta kopi sudah menjadi pencapaian yang luar biasa untuk tahun 2019 ini.

Siap dirilis pada 23 Agustus besok, "Lover" akan berisi 18 lagu secara total. Di mana empat di antaranya sudah dirilis oleh Taylor lebih dulu, mulai dari "ME!", "You Need To Calm Down", "The Archer", hingga title track "Lover".

Di sisi lain, album ketujuh Taylor ini akan bercerita tentang kisah cinta, sesuai dengan judulnya. "Album ini berjudul 'Lover'. Album ini seperti surat cinta untuk cinta itu sendiri. Dan kupikir, cinta itu seperti inspirasi untuk menuliskannya. Khususnya bagi penulis lagu, karena cinta itu merupakan banyak hal," tutur Taylor.

"Cinta itu adalah sebuah kerumitan, perjuangan, kesakitan, kegembiraan, harapan, dan cinta itu adalah kesetaraan," lanjut pelantun "I Knew You Were Trouble" tersebut.

"Lover" sendiri menjadi album pertama pelantun "We Are Never Ever Getting Back Together" tersebut setelah ia memutuskan untuk pindah label rekaman ke Republic Records dan Universal Music Group (UMG) pada 2018 lalu.

You can share this post!

Related Posts
Loading...