Pesan Mahfud MD Untuk Imam Nahrawi: Sahabat Saya yang Baik, Mudah-Mudahan Kuat
Nasional
Kasus Korupsi Menpora

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD, menuturkan bahwa selama ini dirinya sudah sering menemui Imam Nahrawi sebelum mantan Menpora itu ditetapkan sebagai tersangka.

WowKeren - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD, memberi pesan bagi mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi. Diketahui, Nahrawi telah mengundurkan diri sebagai Menpora pada Kamis (19/9) usai ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah KONI.

Menurut Mahfud, selama ini dirinya berhubungan baik dengan Nahrawi. Oleh sebab itu, ia menyarankan agar sahabatnya itu untuk menjalani proses hukum dengan baik.


"Sahabat (Nahrawi) saya yang baik, mudah-mudahan kuat, bersabar dan berani," tutur Mahfud di Surabaya pada Kamis. "Tegar menjalani proses hukum, gitu saja."

Mahfud pun menuturkan bahwa selama ini dirinya sudah sering menemui Nahrawi. Namun pertemuan-pertemuan tersebut terjadi sebelum Nahrawi ditetapkan sebagai tersangka korupsi.

Meski demikian, Mahfud mengaku tak tahu soal fakta kasus yang menjerat Nahrawi. Apabila Nahrawi memang tak bersalah, maka ia tentu bisa membuktikannya.

"Saya sudah sering ketemu Imam Nahrawi menguatkan, ya hadapi semua ini, kalau benar, Insya Allah baik," ujar Mahfud. "Sebelum ini (ditetapkan tersangka) saya sering berkomunikasi."

Selain itu, Mahfud juga mengapresiasi langkah Nahrawi yang mundur dari jabatannya usai ditetapkan sebagai tersangka. Hal tersebut dinilai Mahfud sudah sepatutnya dilakukan oleh Nahrawi.

"Iya itu keharusan dong, kan sudah jadi tersangka, kan harus mundur, yang lain juga mundur, dan (Nahrawi) sudah mundur," pungkas Mahfud. "Enggak apa-apa."

Sebelumnya, Nahrawi telah berpamitan dengan staf dan pegawai Kemenpora di Wisma Kemenpora, Jakarta, Kamis (19/8). Dalam kesempatan itu, Imam menyatakan telah mengirimkan surat pengunduran diri kepada Presiden Joko Widodo.

Imam pun mengaku mengetahui bahwa Jokowi tengah mempertimbangkan sosok yang akan menggantikannya. Oleh karena itu, Imam berharap agar Menpora yang baru bisa menjalankan tugas dengan lebih baik. Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu pun berharap agar Menpora yang baru bisa lebih bersih dan suci.

"Bahwa per hari ini saya mengundurkan diri dalam posisi saya sebagai Menpora. Semoga pengganti saya nanti lebih baik, bersih, lebih suci, dan lebih bisa menjaga perasaan," katanya. "Saya tidak lihat kasus ini sebagai non-hukum. Tapi saya mengerti ini risiko jabatan sebagai Menteri. Ibu, Bapak, doakan saya, doakan keluarga, (doakan) istri saya."

You can share this post!

Related Posts
Loading...