Kabut Asap Karhutla Indonesia Telah Selimuti F1 GP Singapura, Bagaimana Nasib Balapan Ini?
https://www.formula1.com/
Dunia
Darurat Kabut Asap Kalimantan

Kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berasal dari Indonesia kini telah menyelimuti Singapura hingga dikabarkan akan mengancam balapan formula 1.

WowKeren - Kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berasal dari Indonesia kini telah menyelimuti negara Singapura. Kabut asap ini dikabarkan akan mengancam balapan Formula 1 (F1) yang diadakan pada 22 September 2019. GP Singapura ini sendiri merupakan seri ke-15 dalam musim balap F1 2019 setelah para pebalap terakhir kali saling bersaing di GP Italia pada 8 September lalu.

Kabut asap ini telah membuat kualitas udara di Singapura untuk pertama kalinya dalam waktu tiga tahun terakhir masuk dalam kategori tidak sehat. Indeks Polutan Standar (PSI) di Singapura mencapai angka 77 hingga 86 atau berada dalam level sedang. Sementara polutan halus berbahaya mencapai angka 17 hingga 27 atau masuk dalam kategori normal. Kualitas udara terburuk terjadi pada Sabtu (15/9) lalu saat angka PSI mencapai 103.


Kini dengan akan diadakannya balapan Fomula 1 pada pekan depan, Direktur Eksekutif Olahraga untuk Singapore Tourism Board Jean Ng mengatakan jika seluruh pihak akan melakukan berbagai upaya demi keamanan dari ajang F1 ini. Pemerintah Singapura telah memastikan untuk tetap menyelenggarakan ajang bergengsi ini pada pekan depan.

Pemerintah Singapura yang telah bekerja sama dengan panitia GP Singapura (SGP), dan badan olahraga pemerintah serta FIA yang akan terus memantau partikel halus berbahaya serta indeks standar polutan pada saat hari penyelenggaraan balapan. Walau begitu, mereka juga akan melakukan respons secara cepat jika sewaktu-waktu kondisi memburuk sehingga pertandingan Formula 1 ini terpaksa dibatalkan.

"Berbagai agen pemerintah Singapura telah bekerja dengan penyelenggara balapan untuk memastikan balapan dan acara hiburan berjalan baik sambil memantau kondisi keamanan semua orang yang terlibat," kata Jean Ng dikutip dari Today Online. "Ini termasuk mempersiapkan berbagai situasi, seperti situasi kabut asap yang memburuk."

Jean Ng juga akan mengimbau para penonton yang hadir untuk menyaksikan pertandingan ini untuk menggunakan masker jenis N95 yang telah disediakan di pernak-pernik SGP atau stan informasi yang berada di sekitar sirkuit. Selain itu, saat pertandingan juga akan disiapkan beberapa pihak keamanan yang siap memberi bantuan kepada penonton yang mulai merasa tidak sehat akibat menghirup kabut asap ini.

Sementara itu berbagai agen dari Pemerintah Singapura juga akan memberikan sejumlah pilihan opsi dalam ruangan kepada para penonton selama berada di acara tersebut agar tidak terganggu dengan kabut asap ini. "Kami akan memberikan informasi kepada penonton tentang berbagai pilihan opsi dalam ruangan selama mereka tinggal di sini jika mereka terganggu dengan kondisi kabut asap," ucap Jean Ng.

You can share this post!

Related Posts
Loading...