Pemadam Kebakaran yang Bocorkan Informasi Soal Kematian Sulli Minta Maaf
Selebriti
Sulli Meninggal

Markas Kebakaran dan Bencana Gyeonggi menggelar jumpa pers hari ini, Jumat (18/10) untuk meminta maaf atas bocornya dokumen laporan kematian Sulli di media sosial

WowKeren - Manajer Sulli menemukan pemilik nama asli Choi Jinri tersebut dalam keadaan tak bernyawa di rumahnya di Seongnam pada 14 Oktober lalu. Penyanyi sekaligus aktris kelahiran 1994 tersebut kabarnya meninggal akibat bunuh diri.

Tak lama setelah kematian Sulli dilaporkan manajernya, laporan pertama pihak emergency (119) termasuk informasi spesifik tentang waktu dan lokasi kematian bocor di media sosial. Setelah diselidiki, rupanya penyebar informasi tersebut adalah pemadam kebakaran yang mengambil foto laporan dan mengirimkannya kepada seorang kolega.


Si kolega kemudian menyebarkan foto tersebut kepada rekan-rekan sesama pemadam kebakaran, yang menyebarkannya di media sosial. Pemadam kebakaran yang mengambil foto telah diidentifikasi, namun identitas pihak yang menyebarkan di media sosial belum diketahui, namun bagian pemadam kebakaran yakin itu anggota tim mereka.

Pemadam Kebakaran Seongnam pun memberikan peringatan kepada pelaku penyebar foto di media sosial. Jika menyerahkan diri, masalah akan ditangani sebaik mungkin. Namun jika tidak, mereka akan melibatkan polisi dan memastikan diambil langkah hukum terhadap pelaku.

Pemadan Kebakaran yang Bocorkan Informasi Soal Kematian Sulli Minta Maaf

News1

Markas Kebakaran dan Bencana Gyeonggi menggelar jumpa pers hari ini, Jumat (18/10) untuk meminta maaf atas bocornya foto tersebut. Mereka mengaku telah melakukan segalanya yang mereka bisa untuk menghapus laporan kematian Sulli dari internet.

"Kami dengan tulus meminta maaf kepada keluarga (Sulli) mewakili semua orang atas nama responden medis darurat 119 Seongnam, Soojung-gu karena membocorkan laporan. Salah satu karyawan kami membagikannya di departemen kami dan bocor ke media sosial. Segera menyebar ke komunitas online lainnya.

"Kami sedang menyelidiki siapa yang membocorkan dokumen. Setelah kami memastikan siapa orangnya, kami akan melakukan proses hukum. Petugas pemadam kebakaran seharusnya melindungi kehidupan dan harta benda orang-orang dengan cara yang paling ketat daripada orang lain. Kami sangat malu dan kecewa dengan kebocoran itu.

"Kami telah mengajukan permintaan di berbagai situs portal agar dokumennya dihapus. Kami akan meninjau sistem pelaporan saat ini dan lebih menekankan pada pelatihan karyawan kami untuk mencegah hal ini terjadi lagi."

(wk/dewi)

You can share this post!

Related Posts