Pihak Sekolah Buka Suara Soal Murid SMKN 2 Sragen Bentangkan Bendera Identik HTI
Nasional

Foto murid SMKN 2 Sragen yang membentangkan bendera identik dengan HTI menjadi viral di media sosial. Viralnya foto tersebut menjadi polemik sehingga membuat pihak sekolah mau tak mau buka suara untuk meluruskan hal tersebut.

WowKeren - Beberapa waktu lalu foto-foto murid SMK Negeri 2 Sragen yang membentangkan bendera identik HTI telah viral di media sosial. Terkait foto tersebut akhirnya pihak sekolah buka suara.

Wakil Kepala Sekolah Kesiswaan SMK Negeri 2 Sragen, Setyanjadi mengatakan jika bendera tersebut dipinjam oleh salah satu siswa dari teman sekampungnya. "Ceritanya, anak itu mengisi TPA di kampungnya, kemudian kembali lagi ke sekolah untuk mengikuti kegiatan Rohis," ujar Setyanjadi dilansir Detikcom. "Nah, saat ke sekolah itu dia sempat pinjam bendera itu, kemudian dipakai foto-foto."


Menurut Setyanjadi, para siswa itu sama sekali tidak mengetahui tindakannya akan menjadi polemik hingga seperti ini. "Siswa tahunya itu bendera tauhid. Kemarin saya tanya mereka jelaskan bendera tauhid itu ada dua, yang latarnya putih dan hitam," jelasnya. "Soal HTI malah anak-anak tidak paham HTI itu apa."

Terkait pembimbing yang tampak ikut berfoto dengan para siswa, Wakepsek SMKN 2 Sragen itu mengakui bahwa ia berasal dari pihak sekolah. "Itu adalah Pak Wera, beliau adalah pembina Rohis, resmi dari sekolah," katanya.

"Pengakuan beliau memang tahu ada bendera itu usai anak-anak mengajak berfoto," lanjutnya. "Tapi setelah itu tidak ada tindakan karena memang saat itu ghirahnya adalah pelantikan pengurus baru."

Lebih lanjut, Setyanjadi berjanji akan lebih berhati-hati dan akan melakukan pengawasan lebih terhadap anak didiknya. Ia juga menegaskan jika sekolahnya sama sekali tiak terpapar radikalisme.

"Sembilan tahun saya membina para siswa, kami selalu terbuka. Saya kira teman-teman semua sudah paham dalamnya SMKN 2 Sragen," pungkasnya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berjanji akan melakukan klarifikasi dan menindak tegas jika ada kesengajaan dalam pengibaran bendera HTI dalam foto yang viral di media sosial tersebut.

Bahkan Ganjar telah melakukan penelusuran lewat media sosial terkait hal tersebut. Namun Ganjar menegaskan dirinya tidak buru-buru dan sembarangan bertindak karena harus ada klarifikasi jelas dari siswa, guru, dan kepala sekolah yang bersangkutan.

You can share this post!

Related Posts
Loading...