Mahfud MD Sudah Terima Surat Cekal Habib Rizieq, Ternyata Ini Isinya
Nasional
Kepulangan Habib Rizieq

Keaslian surat cekal yang ditunjukkan Imam Besar FPI Habib Rizieq menjadi pertanyaan lantaran pihak Indonesia mengaku tak pernah mengeluarkan berkas terkait. Belakangan terungkap isi surat tersebut.

WowKeren - Perkara surat pencekalan yang "dipamerkan" Habib Rizieq Syihab di videonya pada Minggu (10/11) kemarin masih menjadi pembicaraan hangat. Sejumlah pihak mencurigai keaslian surat tersebut lantaran pemerintah Indonesia tidak pernah sekali pun mengeluarkan berkas resmi untuk mencekal sang Imam Besar Front Pembela Islam (FPI).

Kekinian surat tersebut ternyata sudah di tangan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. Namun bukan berupa dokumen pencekalan, isi sebenarnya dari surat yang membuat geger Indonesia itu pun diungkap oleh Mahfud.


"Yang dikirim ke saya itu bukan surat pencekalan. Bukan alasan pencekalan," ujar Mahfud di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (14/11). "Tapi surat dari Imigrasi Arab Saudi bahwa Habib Rizieq, nomor paspor sekian, dilarang keluar Arab Saudi karena alasan keamanan. Itu saja."

Menurut Mahfud, tak ada penjelasan dalam surat itu terkait alasan Arab Saudi tak mengizinkan Rizieq keluar dari negaranya. Namun ia menegaskan tak ada pernyataan bahwa Rizieq dilarang keluar atas permintaan pemerintah Indonesia.

"Enggak ada penjelasannya, gitu aja suratnya," jelasnya, dikutip dari Kompas. "(Intinya) kamu mau masuk bandara, lalu kamu dilarang keluar negeri karena masalah ini, enggak ada penjelasannya. Gitu aja."

Dengan demikian, yang bermasalah sejatinya adalah Rizieq dan pihak Imigrasi Arab Saudi. Sehingga seharusnya sang habib sendiri lah yang mengurusinya dan tak semestinya melibatkan pemerintah Indonesia. Apalagi pernyataan Rizieq seolah menyudutkan pemerintah, menyebut Indonesia lah yang telah meminta Arab Saudi agar melarang dirinya keluar dari negara tersebut.

"Yang gitu-gitu (surat pencekalan dari Imigrasi Arab Saudi) tidak bisa dijadikan alat untuk nego bagi pemerintah kita," ungkap mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu, dilansir Detik News. "Yang harus nego dia sendiri kalau surat seperti itu."

"Kalau ada yang dari kita, tunjukkan ke saya," pungkas Mahfud, meminta Rizieq untuk menunjukkan surat pencekalan dari pemerintah Indonesia. "Jangan yang begitu-begitu."

Sebelumnya Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Hafid, mengungkapkan dugaan penyebab Rizieq dicekal oleh pihak Arab Saudi. "Informasi yang kita terima, kan ini pencekalannya dari pihak Arab Saudi, terkait dengan bebas visa yang dilampaui," jelas Meutya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/11).

You can share this post!

Related Posts
Loading...