Ngotot Tolak Ahok, Foto Presiden Serikat Pekerja Pertamina Ikut Reuni 212 'Dinyinyiri' Warganet
Nasional
Ahok Jadi Bos BUMN

Presiden Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB), Arie Gumilar, sebelumnya menolak Ahok sebagai petinggi BUMN tersebut. Unggahan lawas Arie pun menjadi sorotan warganet.

WowKeren - Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) telah menyampaikan penolakan terhadap kabar pengangkatan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai petinggi di BUMN tersebut. Menurut Presiden FSPPB, Arie Gumilar, Ahok merupakan sosok yang kerap berkata kasar dan membuat keributan.

Menyusul penolakan tersebut, sosok Arie Gumilar justru menjadi sorotan warganet. Pasalnya, Presiden FSPPB tersebut sempat mengunggah foto kala ia menghadiri acara Reuni 212 di Monas, Jakarta Pusat. Foto tersebut diunggah ke akun Instagram @ariegoem pada 2 Desember 2018.


"Aksi Bela Islam. Tegakkan panji Tauhid. Reuni 212," tulis Arie di kolom caption. "Jakarta, 2 Desember 2018 #reuni212."

Unggahan lawas tersebut kini kembali menjadi sorotan, kolom komentarnya juga dibanjiri oleh warganet. Banyak yang menduga bahwa Arie menolak Ahok bergabung dalam Pertamina lantaran berafiliasi dengan PA 212.

"Pak Menteri @erickthohor, sudah sangat tepat menunjuk soso AHOK. Segera awasi gerak gerik para KADRUN, bila perlu segera PECAT KADRUN KADRUN yang ada di BUMN," komentar akun @te***12. "Pantes kek cacing kepanasan, ternyata oh ternyata," timpal akun @ni***lz. "Pantes alumni universitas monas..pak tolong @erickthohir @basukibtp awasi org yg blm apa2 sudah teriak ada yg ktakutan," tambah akun @in***am.

"Pantesssssssannnn gila2 an nolak pak @basukibtp," tulis akun @ma***14. "Oalah ini to karyawan Pertamina milik negara pantesan kejang2 dnger nm ahok," komentar akun @yu***ko.

Di sisi lain, Arie telah membantah bahwa dirinya secara pribadi maupun kelompok terafiliasi dengan PA 212. Ia menilai bahwa isu tersebut berkembang untuk mengeruhkan suasana.

"Itu fitnah," tegas Arie dilansir Tempo pada Sabtu (16/11). "FSPPB hanya terafiliasi dengan Konfederasi Serikat Pekerja Migas Indonesia atau KSPMI."

You can share this post!

Related Posts
Loading...