Menteri KKP Edhy Prabowo Hentikan Penenggelaman Kapal, Begini Reaksi Susi Pudjiastuti
Nasional
Kebijakan Edhy Prabowo vs Susi Pudjiastuti

Diketahui, penenggelaman kapal telah menjadi ciri khas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) saat berada di bawah kepemimpinan Susi Pudjiastuti. Menteri KKP yang baru, Edhy Prabowo, akan menghentikan kebijakan tersebut.

WowKeren - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo telah menyatakan bahwa ke depannya tidak akan ada lagi penenggelaman kapal. Padahal, penenggelaman kapal telah menjadi ciri khas Kementerian Kelautan dan Perikanan saat berada di bawah kepemimpinan Susi Pudjiastuti.

Menanggapi penghentian penenggelaman kapal tersebut, Susi pun buka suara. Susi menyampaikan bahwa dirinya telah banyak membahas pentingnya kebijakan penenggelaman kapal illegal fishing di media sosial Twitter pribadinya.


"No comment, you buka aja Twitter saya yang lama-lama," tutur Susi di Jakarta Pusat, dilansir Kompas.com pada Sabtu (16/11). "Ada banyak policy di sana. Tidak perlu lagi saya bicara."

Sebelumnya, penenggelaman kapal pelaku illegal fishing dilakukan setelah melewati banyak proses. Eksekusi tersebut baru dilakukan setelah ada putusan final pengadilan yang menyatakan bahwa kapal harus ditenggelamkan.

Susi sendiri kerap meminta agar pengadilan memutuskan kapal illegal fishing ditenggelamkan dan bukannya dilelang. Pasalnya, Susi jengkel kala beberapa kali mendapati kapal-kapal tersebut justru kembali ke tangan bos illegal fishing dengan memanfaatkan sistem lelang negara.

Kini, Edhy sebagai Menteri KKP yang baru akan menghentikan kebijakan penenggelaman kapal tersebut. Pasalnya, Edhy ingin kapal-kapal tersebut diberikan untuk para nelayan Indonesia. Meski demikian, politisi Gerindra tersebut belum menjelaskan secara rinci bagaimana skema pemberian kapal sitaan kepada nelayan.

"Kalau mau ditenggelamkan, sayang. Apalagi kondisi kapal yang memang masih baik, mending dihibahkan kepada nelayan kita," kata Edhy yang dilansir Kompas.com pada Kamis (14/11). "Lain halnya jika kondisi kapal sudah jelek dan sudah masuk air, hal itu barulah dimusnahkan dengan cara ditenggelamkan. Yang jelas nelayan Indonesia harus sejahtera sesuai arahan Pak Presiden Joko Widodo."

Di sisi lain, Edhy rupanya masih membuka peluang bagi penenggelaman kapal. Edhy mengatakan bahwa pihaknya akan menenggelamkan kapal ikan asing (KIA) yang ketahuan melakukan illegal fishing atau pencurian ikan di laut Indonesia yang melarikan diri saat akan ditangkap.

"Jadi, jangan coba main-main sekarang," pungkas Edhy. "KIA yang ketahuan mencuri ikan kita dan kabur saat akan ditangkap, langsung kami tenggelamkan."

You can share this post!

Related Posts
Loading...