Gerindra Bela Menteri Edhy Yang Dikritik Karena 'Tak Seperti' Susi Pudjiastuti
Nasional
Kebijakan Edhy Prabowo vs Susi Pudjiastuti

Kebijakan Edhy Prabowo untuk tak lagi menenggelamkan kapal seperti Susi Pudjiastuti dahulu memang masih menjadi pembicaraan banyak pihak. Gerindra pun buka suara menanggapi kritikan untuk Edhy tersebut.

WowKeren - Akhir-akhir ini sosok Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menjadi sorotan banyak pihak. Pasalnya Edhy dengan tegas menyatakan tak akan lagi menenggelamkan kapal, seperti yang kerap dilakukan Susi Pudjiastuti kala menjabat dahulu.

Langkah Edhy ini pun menuai kritikan keras. Sebab, seperti diketahui, langkah "nekat" Susi itu memberikan efek jera yang membuat keberadaan kapal pencuri ikan di Indonesia berkurang.

Menanggapi kritikan yang diarahkan kepada salah seorang elite partainya, Gerindra pun buka suara. Wakil Ketua DPR RI dari Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menyatakan sejatinya tak ada yang perlu dipermasalahkan dari langkah Edhy tersebut.

Sebab, lanjut Dasco, Edhy tidak menggeser kebijakan Susi terkait perizinan nelayan asing masuk ke wilayah perairan Indonesia. Kapal-kapal yang semestinya ditenggelamkan itu pun akhirnya justru diberikan kepada nelayan.

"Masalah yang penting bagi saya bahwa kebijakan Edhy Prabowo itu tidak bergeser dari kebijakan Susi," kata Dasco ketika ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Selasa (19/11). "Yaitu tidak memperbolehkan nelayan asing masuk ke wilayah NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia). Itu yang penting menurut saya."


Dasco pun meyakini bahwa langkah yang ditempuh Edhy itu sudah melalui proses kajian. Berdasarkan informasi dari Edhy, kata Dasco, kebijakan menyerahkan kapal kepada nelayan Indonesia itu bertujuan agar nelayan bisa tersenyum.

Lebih lanjut, menurut Dasco, setiap menteri memang sewajarnya memiliki kebijakan tersendiri. Kebijakan itu pun disesuaikan dengan kondisi di eranya masing-masing.

"Ada (kebijakan) yang zaman kemarin cocok," jelas Dasco, dilansir CNN Indonesia. "Ada yang zaman sekarang mungkin lebih cocok kalau diterapkan dengan cara lain, begitu."

Sebelumnya, Edhy dengan tegas menyatakan pihaknya tak akan lagi menenggelamkan kapal. Sebab menurut Edhy, atas arahan Presiden Joko Widodo, kementerian di eranya akan lebih fokus pada pembinaan terhadap nelayan.

"Tidak ada lagi penenggelaman kapal," ujar Edhy, Rabu (13/11). "Saat ini kami lebih fokuskan pada pembinaan terhadap nelayan kita."

"Arahan Pak Presiden, kita harus menyejahterakan nelayan," tuturnya, dilansir dari Kompas. "Dan mengawal nelayan dalam melakukan penangkapan ikan di laut Indonesia."

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts