Resmi Jadi Komut Pertamina, Gaya Komunikasi Ahok Kembali Kena Sindir
Nasional
Ahok Jadi Bos BUMN

Selama ini gaya komunikasi sang mantan Gubernur DKI Jakarta memang kerap disorot, terutama karena Ahok sering meluapkan emosinya. Tak ayal gaya komunikasi Ahok usai jadi Komut Pertamina pun diantisipasi banyak pihak.

WowKeren - Hari ini posisi mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah menemui titik terang. Sebab hari ini (25/11) Ahok telah menerima Surat Keputusan pengangkatan dirinya sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero).

Resminya Ahok bergabung sebagai petinggi Pertamina pun menuai beragam reaksi. Salah satunya dari Anggota Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade. Dan seolah sudah bisa diprediksi, Andre pun langsung menyoroti perihal gaya komunikasi sang mantan gubernur.


Awalnya Andre mengungkapkan harapannya terhadap pengangkatan Ahok sebagai Komut Pertamina. Ia berharap keberadaan Ahok bisa membawa pengaruh positif terhadap pekerjaan Pertamina agar memenuhi target.

"Harapan kita tentu pengangkatan Pak Ahok benar-benar bisa membawa kebaikan bagi Pertamina sesuai itu tujuannya Pak Menteri untuk mengangkat Pak Ahok," jelas Andre, Senin (25/11). "Menimbulkan transparansi, melakukan pengawasan yang baik kepada Pertamina, termasuk juga memastikan kerja-kerja Pertamina soal target pembangunan kilang dan pelayanan yang lain bisa terwujud."

Andre meyakini di bawah pengawasan Ahok harapan itu bisa dipenuhi Pertamina. Namun demikian diperlukan perubahan gaya komunikasi dari Ahok apabila ingin memenuhi target tersebut.

"Tetapi tentu kita-kita di Komisi VI sekali lagi mengingatkan Ahok mudah-mudahan mengubah cara pola berkomunikasi," tutur Andre, sebelum memberi wejangan atas gaya komunikasi Ahok. "Jangan diulangi lagi yang di Gubernur DKI, cara komunikasi petantang-petenteng, caci maki, dikasari dengan kata-kata kasar dan tidak baik."

Andre pun berharap pihak-pihak terkait juga ikut memberi masukan perihal gaya komunikasi Ahok. Ia berharap Menteri BUMN Erick Thohir bisa mengajak Ahok berbicara mengenai gaya komunikasinya.

Sebagai penutup, Andre pun tak segan memberikan ancaman. Menurut Andre, bila kehadiran Ahok sebagai Komut Pertamina ternyata tak memberi pengaruh positif, ia berjanji tak segan memberikan rekomendasi pemecatan.

"Harapan kita teman-teman Pertamina beri kesempatan untuk beliau menunjukkan kinerja, jangan kita hakimi dulu," pungkas Andre. "Tapi kalau ternyata beliau menjadi komisaris utama tidak membawa kebaikan malah berujung kekisruhan, ya kita tidak ragu merekomendasikan yang bersangkutan dipecat."

You can share this post!

Related Posts