Kembali Menyebar, Corona Virus Kini 'Sasar' Korea Selatan
Dunia
Pandemi Virus Corona

Penyebaran virus Corona semakin cepat. Usai Thailand dan Jepang kali ini Korea Selatan pun mulai terinfeksi virus tersebut usai seorang perempuan Tiongkok yang terjangkit pergi ke Seoul untuk tur liburan Imlek.

WowKeren - Virus Corona yang disebut-sebut sebagai penyebab pneumonia "misterius" Tiongkok. Di Wuhan, Tiongkok tempat penyakit ini berasal bahkan sudah ada 1.700 orang yang terinfeksi.

Penyebaran virus yang begitu cepat lantas berimbas ke negara-negara tetangga seperti Thailand dan Jepang. Organisasi kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa sudah ada 139 kasus terkait coronavirus.

Menurut laporan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KCDC), Senin (20/1), Korea Selatan mengonfirmasi adanya kasus virus corona yang mirip SARS telah masuk ke negaranya. Seorang wanita Tiongkok berusia 35 tahun yang terbang dari Wuhan dipastikan memiliki jenis coronavirus terbaru.

Diketahui, wanita ini semat pergi ke rumah sakit di Wuhan pada Sabtu (18/1) lalu dengan gejala flu. Ia kemudian diberikan resep obat sebelum terbang ke bandara Incheon hari Minggu (19/1).


Begitu sampai di sana, wanita ini langsung dikarantina. Ia dirawat di unit isolasi di sebuah fasilitas medis dalam kondisi stabil. "Dia mengunjungi Seoul dalam sebuah tur untuk liburan Imlek," kata Direktur KCDC Jung Eun-kyeong.

Lebih lanjut, otoritas Korea Selatan sendiri tengah menyelidiki pergerakan si wanita ini selama di pasawat dan orang-orang yang mungkin sudah melakukan kontak dengannya termasuk pramugari. "Ketika dia terdeteksi di karantina, tak ada eksposur pada penduduk lokal."

Sebelumnya telah diberitakan jika Thailand mendeteksi kasus kedua temuan coronavirus misterius pada seorang perempuan yang datang dari China. Sementara itu, Jepang mulai terinfeksi dikarenakan seorang pria yang dilaporkan mengalami demam usai mengunjungi wilayah Wuhan, Tiongkok.

Sementara itu, WHO mengatakan jika belum ada vaksin yang bisa mencegah penyebaran virus Corona ini. Kepala Bagian Epidemologi WHO Maria Van Kerkhove menjelaskan bahwa ketika sebuah penyakit baru muncul maka tentu saja belum ada vaksin yang bisa tersedia. Untuk menghasilkan vaksin yang berguna mencegah penyakit tertentu maka diperlukan pengembangan selama bertahun-tahun.

"Ketika suatu penyakit baru muncul, tentu tidak ada vaksin yang tersedia sebelum ada satu yang dikembangkan," kata Maria. "Butuh beberapa tahun untuk pengembangan vaksin baru."

(wk/riaw)

You can share this post!

Related Posts