Kartu Pra Kerja Siap Meluncur, Begini Cara Mendaftar Agar 'Digaji' Negara
Nasional
Kartu Pra Kerja

Wabah virus Corona tak menghentikan pemerintah untuk meluncurkan program 'Kartu Pra Kerja'. Untuk para calon peserta, bisa menyimak langkah-langkah pendaftarannya berikut ini.

WowKeren - Kartu pra kerja menjadi salah satu program kerja Presiden Joko Widodo yang banyak dinantikan publik. Bagaimana tidak? Lewat program itu, negara bakal "menggaji" pengangguran, kendati mekanisme aslinya tidak demikian.

Sebagai pengingat, dengan kartu pra kerja, para kaum pencari kerja akan diberi pelatihan sekaligus insentif dari negara. Namun insentif ini hanya diberikan selama beberapa bulan, tergantung masa pelatihan itu berjalan.


Di sisi lain, pemerintah berencana untuk meluncurkan program ini pada April 2020. Besaran insentifnya pun sudah diumumkan, yakni Rp 1 juta per bulan untuk durasi 3 sampai 4 bulan.

Namun tentu ada beberapa syarat yang mesti dipenuhi calon pemegang kartu ini. Salah satu yang utama adalah kewarganegaraannya wajib Indonesia alias WNI.

"Usia minimal untuk mendaftar kartu pra kerja adalah 18 tahun," demikian kutipan persyaratan lain calon pemegang kartu pra kerja. "Para penerima kartu pra kerja juga harus dari kalangan yang tidak sedang mengikuti pendidikan formal."

Untuk metode pelatihannya, tercatat ada dua cara, yakni secara daring atau e-learning dan offline lewat tatap muka. Para pemilik kartu pra kerja dapat menggunakan layanan-layanan sistem informasi dari Ketenagakerjaan (SISNAKER).

Lantas bagaimana mendaftar di program ini? Dilansir dari laman prakerja.kemnaker.go.id, simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Pertama, calon peserta bisa mendaftar di situs resmi program ini, yakni prakerja.go.id. Namun dibuka pada Rabu (1/4) hari ini belum ada kolom pendaftaran yang bisa diisi.

Untuk memasukkan data pendaftar akan dilakukan secara kolektif dan didampingi oleh Petugas Pengantar Kerja/Antar Kerja di Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker). Selanjutnya peserta harus mengikuti seleksi online berdasarkan kemampuan dasar dan motivasi.

Peserta kemudian bisa memilih pelatihan yang disediakan di SISNAKER. Peserta bisa membayar pelatihan yang diberikan lewat berbagai metode.

Kartu Pra Kerja Siap Meluncur, Begini Cara Mendaftar Agar \'Digaji\' Negara

SISNAKER

Peserta lalu mengikuti pelatihan di SISNAKER hingga mendapatkan sertifikat pelatihan. Peserta juga diwajibkan memberi ulasan dan rating usai mengikuti program pelatihan yang disediakan.

Bila sudah mengikuti semua tahapan ini, baru peserta mendapatkan insentif yang akan diberikan dalam tiga tahap. Insentif akan disalurkan ke dompet elektronik dari kartu pra kerja masing-masing peserta.

Tahap akhirnya, peserta diminta memberikan survei keberkerjaan untuk mengukur efektivitas program. Ada "bonus" insentif Rp 150 ribu usai peserta mengisi survei ini.

Jadi, bagaimana? Tertarik untuk mengikuti program ini? Jangan lewatkan perkembangan informasinya agar tidak tertinggal.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts