Kasus Corona Bertambah Banyak, Jatim Sepakat Ajukan PSBB Untuk Malang Raya
Nasional
PSBB Corona

Perkembangan kasus Corona yang semakin mencemaskan membuat Pemerintah Provinsi Jawa Timur sepakat akan segera mengajukan status PSBB untuk kawasan Malang Raya.

WowKeren - Jawa Timur menjadi salah satu provinsi yang paling terdampak oleh wabah virus Corona. Tercatat hingga Sabtu (9/5) pukul 12.00 WIB tadi ada 1.284 kasus positif COVID-19 di provinsi yang dipimpin Gubernur Khofifah Indar Parawansa itu.

Langkah pembatasan sosial berskala besar (PSBB) pun ditempuh demi meminimalisir potensi penularan lebih lanjut. Sebelumnya Jawa Timur sendiri sudah mengajukan status PSBB untuk wilayah Surabaya Raya, yakni meliputi Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, dan Kabupaten Gresik.

Kini langkah serupa juga siap diajukan untuk wilayah Malang Raya. Total ada 3 daerah yang masuk dalam kawasan Malang Raya, yakni Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu.

"Diskusi pembahasan dan telaah bersama kepala daerah Malang Raya, Forkopimda Malang Raya serta Forkopimda Jatim," ujar Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Sabtu (9/5). "Bahwa menyetujui untuk diberlakukan PSBB."


Menurut Khofifah, saat ini Malang Raya sudah memenuhi sistem penilaian dan standarisasi yang ditetapkan Kementerian Kesehatan soal penerapan PSBB. Selain itu secara kajian epidemiologi juga sudah memenuhi persyaratan.

"Artinya memang sudah saatnya diberlakukan PSBB," terang Khofifah, seperti dilansir dari Detik News. "Detail plan sudah dari Malang Raya, langsung ditindaklanjuti tim teknis. Kita akan segera mengirim surat ke Kemenkes penetapan PSBB Malang Raya."

Pengajuan akan dilakukan dalam waktu dekat. Khofifah mengaku tinggal menunggu lampiran dari Malang Raya untuk diajukan ke Kemenkes. Sedangkan untuk persiapan pelaksanaan PSBB-nya sendiri sudah dibahas sebelumnya dan akan disampaikan lebih lanjut ketika persetujuan sudah turun.

"Kalau lampirannya sudah lengkap kita akan segera kirim ke Menkes," pungkas mantan Menteri Sosial itu. "Kalau kesiapan Malang Raya, ini sudah kita bahas secara komprehensif. Fasilitas dari forkopimda sudah ada kesiapan yang bisa dikoordinasikan cukup efektif di Malang Raya. Semua pihak sudah setuju."

Pelaksanaan PSBB ini sendiri disebut-sebut memberikan dampak positif untuk menekan penyebaran wabah COVID-19. Namun Jatim sendiri beberapa waktu belakangan justru "panen" klaster-klaster baru COVID-19, terutama di kawasan Kota Surabaya.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts