Donasi dari Fans BTS untuk Comfort Women Tak Disampaikan, Netizen Ngamuk
Selebriti

House of Sharing hanya menyumbang kepada enam nenek, tapi tidak dapat memvalidasi bahwa semua nenek menerima sumbangan. Hal ini pun sampai ke telinga para netizan di situs komunitas online Theqoo.

WowKeren - Di tengah kontroversi mengenai transparansi donasi, terungkap bahwa Justice Memory Regiment (JMR) tidak menyumbangkan pasokan musim dingin untuk menghibur para korban wanita (comfort women) termasuk nenek Lee Yongsu dan Kwak Yenam yang diberikan oleh fanclub BTS (Bangtan Boys), ARMY. Mereka menunjukkan bahwa JMR mendiskriminasi comfort women.

Terungkap bahwa Lee Yongsu meninggal pada Desember 2018 dan Kwak Yenam pada Maret 2019 dan tidak pernah menerima jaket musim dingin yang disumbangkan kepada mereka. Saat itu, ARMY mengungkapkan bahwa mereka telah mencocokkan setiap sumbangan dengan jumlah korban (jaket musim dingin, kaus kaki, jumper, pembersih tangan, mangga, kiwi, dll).


Mereka mengungkapkan bahwa House of Sharing hanya menyumbang kepada enam nenek, tapi tidak dapat memvalidasi bahwa semua nenek menerima sumbangan. Hal ini pun sampai ke telinga para netizan di situs komunitas online Theqoo.

Donasi ARMY

Source: Theqoo

Mendengar bahwa donasi dari ARMY tak disampaikan seperti seharusnya, netizen tentu saja berang. Mereka pun beramai-ramai menuntut transparansi.

"Orang-orang brengsek itu pasti sudah gila."

"Serius, di mana aku bisa percaya ketika aku memberi sumbangan sekarang... Tidak ada banyak waktu tersisa untuk nenek comfort women untuk hidup dan mereka bahkan mengambil hak-hak mereka."

"Mereka bahkan menandai nama setiap nenek pada barang dan menyumbangkannya, semua set berbeda sehingga bagaimana mereka bisa terlibat dalam hal ini? Mereka bahkan meluangkan waktu untuk membungkusnya dengan baik."

"Ungkapkan ke mana donasi itu diberikan."

"Orang-orang brengsek itu adalah sampah terendah, serius."

"Wow, gila, mereka bahkan mencuri jaket musim dingin. Iblis pun tidak sebanding."

"Jadi ke mana sisa donasinya? Apa mereka membuangnya atau memasukkannya ke saku sendiri?"

"Jadi bagaimana kita bisa menyumbangkan barang-barang kita ke yayasan sekarang? Jika kita menyumbangkan uang, mereka akan mengambilnya, tapi bahkan ketika kita menyumbangkan barang, mereka masih mencuri... Apakah kita harus pergi langsung ke para comfort womenini untuk memberikan sumbangan?"

(wk/dewi)

You can share this post!

Related Posts