Dispatch Ragu Suga BTS Tak Tahu Soal Jim Jones, Netizen Tuntut Permintaan Maaf
Musik
Kontroversi Mixtape Suga BTS

Laporan Dispatch ini pun tak luput dari perhatian serta komentar dari para netizen. Kini mereka meminta Suga untuk meminta maaf alih-alih 'bersembunyi' di balik agensinya.

WowKeren - Kontroversi terkait salah satu track di mixtape baru Suga (Bangtan Boys) yang berjudul "What Do You Think?" belum selesai. Hari ini, Rabu (3/6), Dispatch mempublikasikan laporan yang seolah membantah pernyataan Big Hit Entertainment.

Sebelumnya, Big Hit menyatakan bahwa khotbah tentang bunuh diri massal dari Jim Jones yang dimasukkan dalam track "What Do You Think?" bukanlah suatu kesengajaan. Diungkap Big Hit, sampel khotbah tersebut dipilih produser tanpa alasan tertentu.


Lewat laporannya, Dispatch menunjukkan bahwa kecil kemungkinan seseorang mengambil sampel khotbah Jim Jones tanpa tahu apa isi khotbah tersebut maupun siapa Jim Jones. Apalagi sebelum dirilis, "What Do You Think?" tentuya melalui proses pemeriksaan oleh tim A&R.

Laporan Dispatch ini pun tak luput dari perhatian serta komentar dari para netizen. Kini mereka meminta Suga untuk meminta maaf alih-alih "bersembunyi" di balik agensinya.

"Setiap kali ada skandal dengan grup ini, mereka sibuk bersembunyi di balik agensi sementara fans mereka sibuk melindungi mereka. Tidak masalah apakah mereka terkenal di seluruh dunia atau tidak, apa yang dia lakukan itu tidak dipikirkan dulu."

"Aku ARMY, tapi aku harap Suga secara pribadi mengklarifikasi dan minta maaf untuk ini."

"Jim Jones benar-benar iblis. Aku tidak tahu banyak tentang hip hop atau BTS tapi aku tahu bahwa Jim Jones adalah salah satu pemimpin sekte terburuk dalam sejarah. Dia memimpin 900 orang untuk bunuh diri dengan racun dan ini menjadi salah satu peristiwa dengan kematian terbanyak sekaligus dalam sejarah Amerika sebelum 9/11. Itu mungkin masih salah satu skandal bunuh diri terburuk dalam sejarah. Jadi kalau sampai Suga punya lagu dengan salah satu pemimpin sekte terburuk dalam sejarah..."

"Pertama-tama mari kita belajar meminta maaf. Apa mereka tidak melihat bahwa tidak ada untungnya membuat masalah lalu meminta orang lain minta maaf mewakili mereka?"

"BTS banyak dibicarakan akhir-akhir ini, dari Itaewon sampai ini. Bagaimana para fangirl bodoh akan menutupi ini sekarang?"

"Jadi dari 100 sampel yang tersedia, mereka secara kebetulan memilih Jim Jones, dan meskipun Jim Jones tertera dalam deskripsi, tidak ada yang berpikir untuk membacanya dan itulah yang menyebabkan semua ini? Karena fans terus melindungi mereka, agensi mereka tidak punya pilihan selain mengatakan mereka tidak tahu, yang pada akhirnya memperburuk mereka."

"Ini sangat menyedihkan. Sebelum skandal, Suga berkeliling mengatakan dia melakukan segalanya, dari memproduksi hingga menulis dan semuanya, tapi sekarang dengan skandal itu, dia bertindak seolah-olah dia tidak bersalah karena orang lain melakukannya. Cara mereka menangani ini sebenarnya membuat BTS tidak terlihat seperti kelas dunia yang kita kenal. Ini mengecewakan, terutama karena aku pikir mereka jujur pada diri mereka sendiri dalam cinta mereka pada musik, tapi mereka tidak."

"Apa kalian para fans tidak malu menyebut ini permintaan maaf? Suga sendiri tidak mengatakan apa-apa, satu-satunya penjelasan yang mereka keluarkan adalah menyalahkan produser karena tidak mengetahui tentang audionya."

"Fakta bahwa Suga tidak repot-repot untuk memeriksa semua ini padahal itu lagunya sendiri berarti dia sama sekali tidak memiliki kebanggaan pada musiknya."

"Bahkan Dispatch tahu itu konyol kalau mereka mengatakan bahwa mereka tidak tahu apa audio itu saat mereka menggunakannya. Itulah sebabnya mereka mencari penjelasan rinci tentang bagaimana menemukannya."

"Suga mempromosikan album seolah dia melakukan segalanya tapi kemudian bersembunyi di balik agensinya setelah skandal itu pecah dan belum terlihat lagi. Padahal sebentar lagi umurnya 30..."

(wk/dewi)

You can share this post!

Related Posts