DPR Ingin Cabut RUU PKS Dari Prolegnas 2020, Warganet Protes Keras dan Trendingkan Tagar Ini
Nasional

Sebelumnya, publik sudah mendesak agar RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS) segera disahkan. RUU PKS yang merupakan RUU inisiatif DPR tersebut kini telah mandek bertahun-tahun di legislasi.

WowKeren - Komisi VIII DPR RI mengusulkan agar Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) dikeluarkan dari daftar Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2020. Menurut Wakil Ketua Komisi VIII, Marwan Dasopang, pembahasan RUU PKS sulit dilakukan saat ini.

"Kami menarik RUU Penghapusan Kekerasan Seksual," tutur Marwan dalam rapat bersama Badan Legislasi (Baleg) DPR RI pada Selasa (30/6) hari ini. "Karena pembahasannya agak sulit."


Padahal, publik sudah mendesak agar RUU PKS segera disahkan. RUU PKS yang merupakan RUU inisiatif DPR tersebut kini telah mandek bertahun-tahun di legislasi.

Ketua Baleg DPR RI, Supratman Andi Atgas, mengaku telah mendapat surat pengusulan pencabutan RUU PKS dari Prolegnas Prioritas 2020 tersebut. Namun, Supratman menyatakan bahwa pihaknya akan menampung terlebih dahulu usulan tersebut dan membicarakannya kepada pihak pemerintah.

Usulan pencabutan RUU PKS dari Prolegnas Prioritas 2020 ini lantas mendapat protes keras di media sosial. Warganet menggaungkan tagar #SahkanRUUPKS hingga masuk jajaran trending topic Twitter Indonesia pada hari ini.

Trending Topic

Twitter

"(((Pembahasannya agak sulit))) Tapi apakah anda bisa membayangkan bagaimana sulitnya hidup di tengah ketakutan dan trauma???! Berapa tahun lagi kita harus berjuang untuk ini? Tolong berhenti jadi orang bodoh #SahkanRUUPKS," tulis akun @LO***TB. "Apa maksudmu dengan 'terlalu sulit untuk dibahas'? Itu omong kosong? Banyak predator seksual yang masih ada di luar sana dan masih banyak korban dan kalian tidak peduli pada mereka? Kalian tidak bisa melakukan pekerjaan kalian dengan benar dan itu bisa dilihat," tambah akun @ha***ca.

"Seorang anak perempuan berusia 13 tahun melahirkan setelah ia diperkosa sepupunya sendiri. Setelah melahirkan, ayah mertuanya memperkosanya. Sekarang berikan aku alasan mengapa kita tidak boleh mengesahkan RUU PKS? #SahkanRUUPKS," komentar akun @HY***NK. "Aku benar-benar sudah lelah dengan pemerintah Indonesia, sungguh, yang mereka pentingkan hanyalah uang, uang, dan uang. Mereka tidak pernah mempedulikan rakyatnya dan ini sangat memuakkan #SahkanRUUPKS #SahkanRUUPenghapusanKekerasanSeksual," timpal akun @gy***ed.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts