Lacak Kasus COVID-19, Wisatawan Masuk RI Wajib Instal Aplikasi Ini
Nasional
Skenario New Normal COVID-19

Kepala Pusdalops BNPB Bambang Surya Putra mengatakan jika melalui aplikasi itu, pihaknya bisa melakukan pelacakan terkait potensi wisatawan terpapar COVID-19.

WowKeren - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mewajibkan calon wisatawan yang hendak melancong ke Indonesia untuk mengunduh aplikasi PeduliLindungi. Ketentuan ini tak hanya berlaku untuk warga negara asing (WNA) namun juga turis lokal.

Hal itu sebagaimana dikemukakan oleh Kepala Pusdalops BNPB Bambang Surya Putra. Ia mengatakan jika melalui aplikasi itu, pihaknya bisa melakukan pelacakan terkait potensi wisatawan terpapar COVID-19.


"Begitu masuk ke Indonesia, kita minta mereka (WNA dan WNI) unduh PeduliLindungi," kata Bambang dalam konferensi virtual, Selasa (30/6). "Dengan begitu kita dapat lakukan pelacakan, begitu yang bersangkutan mungkin terpapar COVID-19, maka kita bisa lacak keberadaan dan mudahkan proses tracing berikutnya."

Adapun kebijakan ini menyusul rencana travel bubble terkait dibukanya 10 destinasi prioritas wisata nasional di tengah pandemi virus corona COVID-19. Aplikasi ini, dikatakan Bambang, akan terintegrasi dengan Bersatu Lawan COVID (BLC) dan aplikasi Electronic Health Alert Card (E-HAC).

Selain itu, aplikasi ini juga terintegrasi dengan aplikasi layanan Gojek. Dengan begitu, seluruh driver bisa memanfaatkan aplikasi PeduliLindungi saat sedang melakukan pesanan.

Melalui aplikasi ini, driver bisa mengetahui apakah restoran atau mall tertentu telah memenuhi jumlah pengunjung yang telah ditentukan pemerintah. Tak cukup sampai di situ, aplikasi ini juga memungkinkan driver mengetahui mall atau gedung mana yang sudah memenuhi syarat protokol medis.

Bambang mengatakan jika PeduliLindungi memang dikolaborasikan dengan aplikasi lainnya bukan tanpa alasan. "Kita kolaborasikan sistem dengan aplikasi COVID-19 lainnya dengan kepastian agar PeduliLindungi punya data akurat," tutur Bambang.

Sektor pariwisata ikut menyumbang dalam menggerakkan roda perekonomian. Oleh sebab itu, pemerintah berupaya agar roda ekonomi berjalan dengan tetap memperhatikan penyebaran COVID-19. Aplikasi ini diharapkan mampu membantu mencegah penularan COVID-19 seiring dengan mulai dibukanya pintu pariwisata.

"Kita intinya ingin kegiatan ekonomi bisa jalan," kata Direktur Utama PT Telkom selaku pengembang PeduliLindungi, Ririek Adriansyah. "Tapi di sisi lain risiko penambahan COVID-19 ini bisa ditangani."

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts