Enggak Hanya Kesehatannya, Ini 7 Tips Memilih Hewan Qurban Yang Baik Agar Ibadah Jadi Maksimal!
SerbaSerbi
Idul Adha di Tengah Corona

Berbeda dengan penyembelihan hewan biasa yang tidak terikat dengan syarat-syarat tertentu. Hewan qurban memiliki beberapa persyaratan yang harus dilakukan agar ibadah kurban lebih sempurna.

WowKeren - Idul Adha tahun 2020 ini jatuh pada tanggal 30 Juli mendatang. Tak heran jika sudah banyak orang yang mulai mempersiapkan datangnya hari raya tersebut. Mulai dari menyiapkan hewan qurban hingga berbagai protokol kesehatan menyambut Idul Adha di tengah pandemi virus corona.

Untuk memilih hewan qurban, kalian tentu enggak boleh sembarangan. Berbeda dengan penyembelihan hewan biasa yang tidak terikat dengan syarat-syarat tertentu. Hewan qurban memiliki beberapa persyaratan yang harus dilakukan agar ibadah kurban lebih sempurna.

Selain mengutamakan kesehatan hewan, kalian juga patut mempertimbangkan beberapa hal agar ibadah qurban diterima. Apa saja? Berikut tim WowKeren rangkum 7 tips memilih hewan qurban yang baik dan benar. Yuk disimak!

(wk/putr)

1. Pilih Hewan Qurban Dari Penjual Terpercaya


Pilih Hewan Qurban Dari Penjual Terpercaya

Memilih tempat dimana kalian akan membeli hewan qurban, menjadi hal yang juga penting. Pastikan kalian membeli hewan di tempat terpercaya yang tidak melakukan hal-hal curang baik kepada pembeli maupun hewan ternak. Jangan membeli hewan kurban yang diternak di tempat pembuangan sampah.

Hal ini karena berpotensi mengandung bahan berbahaya dan juga penyakit bagi tubuh manusia yang nanti akan mengkonsumsinya. Pilihlah hewan kurban yang diternak dilingkungan yang bersih dan jauh dari polusi udara, hal ini tentu saja berpengaruh pada tingkat stress yang akan dialami oleh hewan yang berimbas pada kesehatan tubuhnya.

2. Pilih Hewan Qurban Yang Sudah Cukup Umur


Pilih Hewan Qurban Yang Sudah Cukup Umur

Ketahui juga umur hewan qurban yang akan kalian pilih nanti. Jangan memilih hewan qurban yang terlalu muda ataupun tua. Usia hewan qurban harus mencapai umur minimal yang ditentukan syari'at. Usia hewan ternak yang boleh dijadikan hewan kurban adalah unta minimal berusia 5 tahun dan telah masuk tahun ke-6.

Untuk sapi minimal berusia 2 tahun dan telah masuk tahun ke-3. Domba berusia 1 tahun atau minimal berusia 6 bulan bagi yang sulit mendapatkan domba berusia 1 tahun dan untuk kambing minimal berusia 1 tahun dan telah masuk tahun ke-2

3. Pastikan Hewan Sehat Dan Tidak Berpenyakit


Pastikan Hewan Sehat Dan Tidak Berpenyakit

Sudah pasti hewan ternak yang akan diqurbankan harus dalam keadaan sehat dan tidak berpenyakit. Hal ini untuk menghindari penularan penyakit ke manusia yang akan mengkonsumsi dagingnya nanti. Hewan qurban yang sehat memiliki berbagai ciri-ciri.

Ciri-ciri tersebut yakni bulu bersih dan mengkilat, gemuk dan lincah serta muka cerah dan bersih. Tak hanya itu, kalian juga bisa mengecek suhu hewan ternak yang akan kalian pilih. Suhu badan hewan normal yakni 37 derajat celcius, ini berarti hewan sedang tidak demam. Jangan pilih juga jika hewan tersebut kurus ya.

4. Jangan Sampai Hewan Qurban Memiliki Cacat


Jangan Sampai Hewan Qurban Memiliki Cacat

Pastikan pula hewan qurban tersebut merupakan hewan sempurna tak mengalami cacat. Terdapat beberapa cacat yang membuat hewan Qurban menjadi tidak sah yakni buta sebelah dan jelas sekali kebutaanya. Sakit, pincang, dan sangat kurus hingga tidak memiliki sumsum tulang.

Selain itu cek juga telinga hewan tidak rusak, tetapi berdasarkan kesepakatan ulama, bahwa bekas Eartag atau penanda lainnya dianggap bukan suatu kecacatan. Untuk hewan jantan pastikan tidak dikastrasi/kebiri. Lihat juga apakah testis/buah zakar masih lengkap (2 buah) dan bentuk serta letaknya simetris. Untuk betina, pastikan hewan tersebut tidak dalam keadaan hamil ya.

5. Pilihlah Hewan Yang Memiliki Nafsu Makan Baik


Pilihlah Hewan Yang Memiliki Nafsu Makan Baik

Sapi kurban atau hewan kurban yang sehat sudah pasti memiliki nafsu makan yang baik. Lebih baik lagi jika kalian menanyakan tentang Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) sebagai acuan kesehatan hewan tersebut. Hewan kurban yang memiliki nafsu makan yang baik pasti badannya gemuk, warna kulitnya cerah dan mengkilat.

Kemudian, moncongnya pun kering tanpa ingus serta gelambir bagian lehernya kempis. Kriteria lain yang juga harus terpenuhi ialah hewan kurban yang akan disembelih yang memiliki kondisi fisik benar-benar sehat dan tidak sedang mengalami stres. Untuk mengetahui seekor sapi, lembu, kerbau, domba, dan kambing dalam kondisi sehat, maka masyarakat dapat melakukan metode analisis ante-mortem atau pemeriksaan fisik hewan saat kondisinya masih hidup.

6. Pastikan Organ Tubuh Hewan Qurban Sehat Dan Bersih


Pastikan Organ Tubuh Hewan Qurban Sehat Dan Bersih

Perhatikan pula hewan qurban melalui mata, hidung, dan anus. Cari hewan yang bersih pada bagian mata. Kelopak mata yang berwarna pucat atau kuning tidak disarankan karena hewan yang sehat memiliki kelopak mata bagian dalam dengan warna pink. Kemudian Hidung terlihat basah, bersih, dan tidak mengeluarkan cairan yang pada umumnya berwarna merah terang.

Selain itu yang terpenting adalah proporsi tubuh yang standar, untuk sapi dan kerbau tulang punggung harus relatif rata, tanduknya seimbang, keempat kakinya simetris, dan postur tubuhnya ideal. Makna ideal bisa kalian lihat melalui kombinasi perut, kaki depan dan belakang, kepala, dan leher seimbang. Yang terakhir adalah anus, jika pada bagian anus kotor maka hewan tersebut sedang mengalami diare.

7. Sesuaikan Dengan Dana Dan Kebutuhan


Sesuaikan Dengan Dana Dan Kebutuhan
Rawpixel/roungroat

Terakhir, tips memilih hewan kurban yang terakhir adalah menyesuaikan dengan kantong kalian. Pada dasarnya, membeli hewan kurban bukanlah suatu keterpaksaan, namun kerelaan bagi yang mampu. Masyarakat dapat berkurban berupa seekor kambing atau sapi yang disesuaikan dengan kemampuan masing-masing.

Dalam hal ini, orang yang mampu berkurban bisa menjadi amalan ibadah pengganti ibadah haji bagi yang belum mampu. Ini merupakan salah satu keutamaan berkurban yang ingin didapatkan oleh hampir setiap umat Muslim.

Intip juga yuk tips menyimpan daging yang melimpah agar awet dan tetap berkualitas di artikel berikut. Jangan lupa simak juga cara memasak daging dengan sehat dan benar di sini.

You can share this post!

Related Posts