Pasien Meninggal COVID-19 RI Tembus 5 Ribu Orang, Tingkat Kematian Per 1 Juta Penduduk Kembali Naik
Getty Images
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Sebanyak 83 orang dikonfirmasi meninggal dunia akibat COVID-19 sehingga totalnya mencapai 5.058 kasus. Sehingga kini tingkat kematian per 1 juta penduduk di Indonesia pun ikut meningkat.

WowKeren - Indonesia kembali mencatatkan peningkatan jumlah kasus positif COVID-19 yang pada Kamis (30/7) ini mencapai 1.904 orang. Sehingga total ada 106.336 pasien yang sudah dikonfirmasi positif COVID-19 di Indonesia, dengan sebanyak 5.058 diantaranya meninggal dunia.

Pasien Meninggal COVID-19 RI Tembus 5 Ribu Orang, Tingkat Kematian Per 1 Juta Penduduk Kembali Naik-1

Twitter/BNPB


Tercatat ada 83 orang yang dikonfirmasi meninggal akibat COVID-19 dalam selang 24 jam hingga Kamis pukul 12.00 WIB. Dan dengan total lebih dari 5 ribu pasien, Indonesia masih "bertahan" di urutan ke-23 dunia dari segi kasus meninggal akibat COVID-19 terbanyak di dunia.

Namun bukan hanya itu yang menyita perhatian publik. Dilansir dari infografis yang dirilis di akun Twitter resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), terungkap ada kenaikan tingkat kematian per 1 juta penduduk akibat COVID-19 di Indonesia.

Bila merujuk pada data-data sebelumnya, Indonesia mencatatkan 18 kematian per 1 juta penduduk akibat terinfeksi virus Corona. Namun mulai hari ini, angka itu meningkat menjadi 19 orang.

Pasien Meninggal COVID-19 RI Tembus 5 Ribu Orang, Tingkat Kematian Per 1 Juta Penduduk Kembali Naik-2

Twitter/BNPB

Masih merujuk pada tabulasi yang disusun Satuan Tugas Penanganan COVID-19, angka ini masih tergolong kecil bila dibandingkan dengan negara-negara lain. Misalnya saja Amerika Serikat yang mencapai 445 orang, atau Brasil dengan 412 orang. Sedangkan untuk rerata global adalah 84 orang per 1 juta penduduk.

Di sisi lain, dilaporkan pula ada 2.154 pasien sembuh dalam interval 24 jam terakhir. Dengan demikian total ada 64.292 pasien COVID-19 yang sudah berhasil mengalahkan virus SARS-CoV-2 itu.

Terkait dengan sebarannya, pasien sembuh terbanyak dilaporkan oleh Jawa Timur yang mencapai 445 orang. Jawa Tengah dan Jawa Barat menyusul di belakangnya secara berturut-turut dengan 377 serta 334 pasien sembuh.

Untuk sebaran kasus hariannya, terbanyak dilaporkan oleh DKI Jakarta sampai 397 orang. Angka ini jauh lebih kecil daripada Rabu (29/7) kemarin yang sampai memecahkan rekor 584 orang, yang ditengarai berasal dari klaster perkantoran.

Sementara untuk kasus meninggal, DKI Jakarta merupakan penyumbang terbesar dengan 19 orang. Provinsi Jatim mengikuti dengan 14 orang dan Jateng dengan 12 orang.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts