Kembali Jabat Ketum Gerindra, Prabowo Curhat Jadi Menhan Tak Gampang
Instagram/prabowo
Nasional

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bercerita jika bukan pekerjaan yang mudah untuk mengemban tugas sebagai Menteri Pertahanan terlebih untuk mengurus lumbung pangan.

WowKeren - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto kembali dikukuhkan menjadi Ketua Umum Partai Gerindra periode 2020-2025. Selain Ketum, Prabowo juga merangkap jabatan sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra.

Hal itu berdasarkan keputusan yang diambil dalam Kongres Luar Biasa (KLB) di Hambalang, Jawa Barat pada Sabtu (8/8). Dalam kesempatan itu, Prabowo pun bercerita jika bukan pekerjaan yang mudah untuk mengemban tugas sebagai Menteri Pertahanan.

Misalnya saja tugas yang dipercayakan oleh Presiden Joko Widodo untuk mengelola lumbung pangan yang ada di Kalimantan Tengah. "Terus terang saja karena saya sekarang ini dapat tugas berat sebagai Menteri Pertahanan RI," kata Prabowo di lokasi.

Menurutnya, tugas mengelola lumbung pangan ini adalah tantangan yang harus diselesaikan. Meski demikian, ia yakin jika lumbung pangan nasional bisa dikelola dengan maksimal.

"Ditambah lagi tadi tugas dari Presiden ya kan?" lanjut Ketum Gerindra. "Menteri pertahanan RI ditugaskan lagi sekarang cadangan pangan dan cadangan logistik strategis nasional."


Adapun tugas baru tersebut diberikan oleh Jokowi ketika keduanya meninjau lokasi di kalimantan tengah yang akan disiapkan menjadi lumbung pangan. Menurut Prabowo, mengungkapkan kesiapan memang tidak sulit namun yang sulit adalah menjalankan amanah tersebut.

"Menhan tanggung jawab, siap," ujar Prabowo. "Siapnya gampang, menjalankannya yang tidak gampang."

Diketahui sebelumnya, Jokowi telah menyiapkan strategi untuk menghadapi ancaman krisis akibat pandemi virus corona. Salah satunya dengan membuat lumbung pangan.

Jokowi berharap Indonesia mampu mencukupi kebutuhan pangan masyarakat dengan adanya lumbung pangan ini, tanpa harus bergantung dari negara lain. Sebab WHO sendiri telah memperingatkan potensi krisis pangan di tengah pandemi COVID-19.

Untuk menjaga cadangan lumbung pangan yang merupakan sektor strategis ini, Jokowi pun mempercayakannya pada Prabowo. "Sehingga kita mampu memproduksi apa yang menjadi kebutuhan pangan kita," ujar Jokowi.

Keputusan ini pun sebelumnya tak lepas dari kontroversi. Kendati demikian, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengakui jika pelibatan Prabowo di proyek lumbung pangan memang bukan langkah yang biasa diambil dalam kondisi normal.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts