Cabut 'Lockdown', Arab Saudi Bakal Gelar Konser Peringatan Hari Nasional
Dunia
Pandemi Virus Corona

Otoritas Arab Saudi akan menggelar konser pertama di tengah pandemi virus Corona (COVID-19) untuk memperingati Hari Nasional Saudi ke-90 yang jatuh pada 23 September mendatang.

WowKeren - Otoritas Arab Saudi akan menggelar konser pertama di tengah pandemi virus Corona (COVID-19). Konser ini rencana digelar untuk memperingati Hari Nasional Saudi ke-90 yang jatuh pada 23 September mendatang.

Dikutip dari Gulf News, peringatan Hari Nasional Saudi, yang juga dikenal sebagai Al-Yaom-ul-Watany ini, digelar setiap tahun pada 23 September dengan tarian rakyat, lagu-lagu rakyat dan festival tradisional. Ruas jalanan dan gedung-gedung biasanya didekorasi dengan bendera nasional Saudi.

Orang-orang akan memakai kaos berwarna hijau, seperti warna bendera nasional negara ini. Hari Nasional Saudi ini telah menjadi menjadi hari libur nasional sejak tahun 2007.


Hari peringatan tersebut memperingati penggantian nama negara ini dari 'Kerajaan Nejd Hejaz' menjadi 'Kerajaan Arab Saudi'. Penggantian itu dilakukan oleh mendiang Raja Saudi Abdul Aziz bin Abdul Rahman Al Saud pada 23 September 1932 silam.

Hari Nasional Saudi juga bisa menjadi kesempatan untuk belajar soal kiprah dan kinerja mendiang Raja Abdul Aziz dan apa yang beliau lakukan untuk membangun dominasi keluarganya. Untuk menandai momen spesial ini, Otoritas Hiburan Umum Saudi (GEA) akan menggelar sejumlah konser. Direktur Otoritas Hiburan, Turki Al Sheikh, menyatakan konser itu akan menghadirkan 11 bintang ternama dunia Arab.

Konser tersebut rencananya akan digelar selama lima hari berturut-turut, yakni tanggal 22 September hingga 26 September, di King Abdullah Sports City. Pihak penyelenggara menegaskan bahwa langkah-langkah keselamatan yang ketat akan diberlakukan demi mencegah penyebaran Corona selama konser digelar.

Sementara itu, Pemerintah Arab Saudi sendiri telah mencabut penangguhan penerbangan internasional mulai 15 September 2020. Mereka juga akan mengakhiri semua pembatasan transportasi udara, darat dan laut setelah 1 Januari 2021 pada tanggal tertentu, yang akan diumumkan pada Desember 2020.

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts