Begini Jawaban Ahok Saat Ditanya Seandainya Jadi Presiden RI
Nasional

Seniman Butet Kartaredjasa bertanya apa yang akan dilakukan Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok seandainya ia terpilih menjadi Presiden Republik Indonesia.

WowKeren - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok sempat mendapat pertanyaan bagaimana jika seandainya ia menjadi Presiden RI. Pertanyaan untuk Ahok tersebut datang dari seniman Butet Kartaredjasa.

"Andaikan Pak Ahok ini punya kesempatan menjadi RI 1, kira-kira apa yang paling signifikan untuk didandani atau direvolusi?" tanya Butet kepada Ahok dalam video di kanal YouTube miliknya, dikutip pada Senin (19/10). Ahok sempat tertawa saat mendengar pertanyaan Butet tersebut.

"Langsung ada pemutihan dosa-dosa lama, supaya jangan jadi rezim ke rezim itu terus menjadikan ini semacam ATM," jawab Ahok. "Siapa yang enggak pernah buat salah?"

Selain itu, Ahok juga menyinggung soal Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Indonesia. Ahok menyebut bahwa peserta Pilkada harus bisa menyampaikan kepemilikan harta secara terbalik.


"Kalau kamu mengatakan 'harta warisan orangtua saya korup', enggak apa-apa," lanjut Ahok. "Minimal rakyat tahu kenapa kamu punya harta sekian puluh miliar, sekian ratus miliar."

Ahok juga ingin apabila ada anak pejabat yang mendapat harta warisan dari orangtuanya yang korup untuk berkata jujur. Setelah itu, biarkan rakyat yang memutuskan mau memilih calon tersebut atau tidak.

"Anak pejabat yang korupsi pun belum tentu korup, belum tentu dia tidak punya hati melayani rakyat," jelas mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut. "Belum tentu dia tidak punya hati menolong yang miskin dan yang butuh pertolongan. Yang penting dia bisa membuktikan harta terbalik dari mana."

Tak hanya itu, Ahok juga menyatakan apabila dirinya menjadi Presiden, maka gaji pejabat akan diperbaiki dengan syarat ada sistem alat ukur (Key Performance Indicator/KPI) yang jelas seperti meningkatkan kesejahteraan rakyat. Prajurit TNI/Polri juga disebutnya bisa mendapat subsidi langsung berupa diskon.

"Kalau sekarang kita maaf-maaf saja, saya dapat penghargaan perang begitu banyak pun datang ke Indomaret kalau beli susu enggak ada duit, ya enggak dapat susu," kata Ahok. "Coba kalau kita ke Indomaret beli susu 'oh pernah perang ini, dapat diskon 30 persen'. Siapa yang bayar? Pemerintah yang bayar, Kementerian Pertahanan yang bayar. Ditransfer dong, kan semua online dan lebih bagus lagi tidak ada tarik tunai maksimal sejuta mungkin."

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts