Libur Panjang Maulid Nabi, Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Pecah Rekor Masa Pandemi
Nasional
Efek Corona untuk Pariwisata

Menurut President Director AP II Muhammad Awaluddin, kenaikan jumlah penumpang tersebut menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap transportasi udara mulai tumbuh kembali.

WowKeren - Libur dan cuti bersama Maulid Nabi Muhammad SAW membuat jumlah penumpang di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, melonjak. Menurut catatan PT Angkasa Pura II (Persero), jumlah penumpang di Bandara Soetta pada Rabu (28/10) mencetak rekor harian tertinggi di masa pandemi virus corona (COVID-19).

Tercatat jumlah penumpang di Bandara Soetta mencapai 64.021 orang dengan jumlah penerbangan yang juga tertinggi di tengah pandemi, yakni 644 penerbangan. Menurut Plt Senior Manager of Branch Communication & Legal Bandara Soetta, Haerul Anwar, jumlah penumpang melonjak 34 persen terhitung pada medio Rabu (28/10).

Pada Selasa (27/10), tercatat jumlah penumpang Bandara Soetta hanya mencapai 47.822 orang. "Pergerakan penumpang naik 34 persen," tutur Haerul dilansir Wartakotalive.com pada Kamis (29/10).

Sementara itu, jumlah penumpang di 19 bandara yang dikelola AP II menembus 110.530 orang dengan 1.069 penerbangan. Angka tersebut memecahkan rekor sebelumnya pada 23 Agustus 2020 dengan sekitar 95.000 orang penumpang pesawat dan 1.045 penerbangan.


"Penerbangan berjalan lancar, pelayanan sesuai standar, dan protokol kesehatan tetap berjalan baik di bandara-bandara PT Angkasa Pura II," ujar President Director AP II Muhammad Awaluddin, dilansir Detik Finance. "Di tengah ramainya penumpang pesawat pada 28 Oktober yang merupakan hari pertama periode libur panjang 28 Oktober-1 November 2020."

Menurut Awaluddin, kenaikan jumlah penumpang tersebut menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap transportasi udara mulai tumbuh kembali. "Ini mengindikasikan kepercayaan masyarakat sudah membaik khususnya di bandara-bandara AP II sejalan dengan protokol kesehatan yang dijalankan ketat dan disiplin," jelas Awaluddin.

Tak hanya itu, kenaikan jumlah penumpang tersebut dinilai juga disebabkan oleh stimulus passenger service charge (PSC) yang diberikan pemerintah di 5 bandara AP II. Dengan adanya stimulus tersebut, harga tiket pesawat menjadi lebih murah karena penumpang tidak perlu menanggung PSC.

"Stimulus PSC bagi 5 bandara tersebut sangat tepat, karena jumlah penumpang di bandara-bandara itu mencapai 72,32 persen dari 19 bandara yang dikelola PT Angkasa Pura II," pungkas Awaluddin. "Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah atas adanya stimulus PSC ini."

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts