Wanita Ini Bingung Namanya Masuk Daftar Penumpang Sriwijaya Air SJ182 Padahal Tak Pernah Berangkat
Wikimedia Commons
Nasional
Sriwijaya Air Hilang Kontak

Sarah Beatrice Alomau (19) terkejut mendapati namanya ada dalam daftar penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang dilaporkan jatuh di sekitar Kepulauan Seribu, Jakarta.

WowKeren - Insiden jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 masih menjadi sorotan, baik nasional maupun internasional. Namun di tengah kemelut dan nestapa yang terjadi, ada satu masalah lain yang turut disorot yakni perihal adanya oknum penumpang gelap di dalam pesawat.

Pasalnya dalam daftar penumpang Sriwijaya Air SJ182 disebutkan nama Sarah Beatrice Alomau (19) yang belakangan mengaku dalam kondisi sehat serta tidak pernah menaiki pesawat tersebut. Karena itulah Sarah sampai bingung dan heran mendapati namanya disebutkan di berbagai pemberitaan.

"Adik kami Sarah ini kaget setelah pulang kantor dan melihat di televisi kalau namanya ada dalam manifes pesawat," ujar Wakil Ketua DPP Forum Komunikasi Masyarakat (FKM) Flobamora (NTT) Jabodetabek, Fridik Makanlehi. Saat ini Sarah pun masih hidup dan bekerja di sebuah pabrik kertas di Tangerang.

Sarah pun menduga identitasnya digunakan oleh rekan kerja sekaligus teman kosnya yang bernama Selvin Daro. "Menurut Sarah, tanda pengenalnya diduga dipakai oleh seorang rekan kerjanya bernama Selvin Daro dari Kabupaten Ende untuk berangkat ke Pontianak," terang Fridik.


Namun Sarah juga menegaskan bahwa pihaknya tak pernah meminjamkan KTP kepada Selvin. KTP itu pun sampai kini masih ada di tangan Sarah, sehingga memicu tanya bagaimana Selvin bisa menggunakan identitasnya untuk naik ke pesawat nahas tersebut.

"Selvin Daro diduga menggunakan entah foto, fotokopi, atau scan KTP atas nama Sarah Beatrice Alomau sebagai syarat untuk terbang dengan pesawat Sriwijaya SJ 82 tersebut," ungkap Richard Riwoe selaku kuasa hukum Sarah, Selasa (12/1). "KTP asli atas nama Sarah Beatrice Alomau masih dipegang oleh Sarah hingga saat ini."

Ini juga membuat Richard menjadi bertanya-tanya, bagaimana Selvin bisa lolos prosedur pemeriksaan penumpang. Apalagi karena yang bersangkutan pun harus lolos rapid test antigen untuk bisa naik ke pesawat itu.

"Pertanyaannya, Selvin Daro ini pakai apa. Kalau pakai fotokopi atau foto dalam handphone, apa sesuai aturan?" tanya Richard, dilansir dari Kompas, Rabu (13/1).

"Ada CCTV semestinya ini bisa dicek kembali, dan mestinya untuk persyaratan terbang harus menunjukkan KTP asli," imbuhnya. "Apalagi juga ada persyaratan terbang rapid antigen. Kenapa ini bisa lolos terbang?"

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts