Dukung Penderita Alzheimer, Amanda Fedora Rilis Lagu Baru 'Wanderer'
Instagram/amandafedora
Musik

Didedikasikan untuk penderita alzheimer, Amanda Fedora berharap single bertajuk 'Wanderer' miliknya bisa meningkatkan kewaspadaan orang-orang terhadap penyakit tersebut.

WowKeren - Penyanyi Amanda Fedora kembali menyapa Tanah Air dengan single terbarunya berjudul "Wanderer". Boleh dibilang, single kali ini adalah karya spesial yang ingin ia persembahkan kepada penderita Alzheimer.

Adapun lagu ini terinspirasi dari pengalaman pribadinya. "Saat menciptakan lagu ini, aku merasa lagu ini sangat teatrikal," ujar Amanda dalam keterangan pers.

Nenek Amanda merupakan salah satu penderita alzheimer. Melalui lagu ini, ia mengaku bisa menjadi lebih dekat dengan neneknya. Ia pun merasa senang bisa menghasilkan karya tersebut.

"Selama ini omaku mengidap alzheimer," ujarnya menjelaskan. "Dan musik bisa menjadi kunci ke hati dan pikiran. Semenjak saat itu aku lebih dekat dengan oma."

Sebelumnya, Amanda sukses mencuri perhatian penikmat musik ketika merilis single debut "Stormbreaker". Didedikasikan untuk para penderita alzheimer, Amanda berharap "Wanderer" bisa meningkatkan kewaspadaan orang-orang terhadap alzheimer. Lagu ini juga diharapkan mampu memberikan semangat kepada mereka yang sedang berjuang melawan penyakit.


"Aku berharap lagu ini dapat meningkatkan kewaspadaan dan pemahaman akan alzheimer ke semua orang," tuturnya lagi. "Dan juga membawa pencerahan baru kepada para pendengar musik Indonesia."

Sementara itu, pembuatan "Wanderer" sendiri dilakukan oleh Amanda yang dibantu oleh teman-temannya. Dalam lagu ini ia berusaha menghadirkan nuansa orkestra. "Aku membuat lagu ini lengkap dengan orkestra dan aku selipkan sedikit nuansa seriosa di dalamnya," kata Amanda.

Lebih jauh, Amanda pun menjelaskan ide pembuatan video ini yang berawal dari konsep sederhana Amanda untuk dapat membedakan sudut pandang narator, sang ibu, dan anaknya. Hal ini yang kemudian membuat syuting video "Wanderer" dilakukan di tiga lokasi berbeda.

"Ide cerita video musiknya ini berawal dari ini sederhana untuk dapat membedakan sudut pandang narator, sang ibu, dan anaknya," ujar Amanda menjelaskan. "Membuat video musik lagu ini direkam di tiga lokasi berbeda, ada di concert hall, hutan, dan rumah."

(wk/zodi)

You can share this post!