Nana Mirdad Kritik Cara Pegawai Supermarket Saat Cek Suhu Pengunjung
Instagram/nanamirdad_
Selebriti
Seleb vs Corona

Nana Mirdad terlihat menyoroti soal cara pegawai supermarket yang tampak asal-asalan dalam memeriksa suhu pengunjung yang datang. Nana pun merasakan kekhawatiran ini!

WowKeren - Belum lama ini Nana Mirdad menuliskan sebuah curhatan saat menjadi pengunjung di sebuah supermarket. Pada kesempatan tersebut, Nana menyorot cara pegawai dalam menerapkan protokol kesehatan pada pengunjung, salah satunya saat mengecek suhu tubuh di pintu masuk.

Melalui unggahannya di Instagram Story, Nana mengungkapkan bahwa pegawai supermarket tampak asal-asalan saat mengecek suhu tubuh pengunjung. Bahkan karyawan yang bertugas mengatakan bila suhu badannya Nana menunjukkan angka 33 derajat celcius.

"Curhat sedikit. Masuk ke salah satu supermarket di sini, kan selalu ditodong alat cek suhu di depan pintu masuk. Nah, berdiri lah aku untuk dicek suhu. Abis itu ternyata yang cek suhu cuma ambil asal-asalan dari jarak jauh, diliat sebentar temperaturku terus bilang, 'Ok, silahkan'" tulis Nana dalam postingan instagram story-nya beberapa waktu lalu.

Nana Mirdad Kritik Cara Pegawai Supermarket Saat Cek Suhu Pengunjung

Instagram Story


"Karena aku yakin cara ambil suhunya nggak bener, tanya lah aku ke mbaknya, 'Berapa suhu saya mbak?'. Dijawab sambil dikasih lihat thermometernya, 33°C," tambah Nana. "Baiklah. Kalo suhu saya 33 derajat sudah kena hipotermia dong saya mbak, butuh perawatan khusus."

Lantaran kejadian tersebut, Kini Nana pun mengkhawatirkan akan adanya orang-orang yang sedang dalam kondisi tidak sehat masuk ke dalam supermarket. Pasalnya kondisi mereka tidak terdeteksi karena pemeriksaan suhu tubuh dilakukan asal-asalan.

"Khawatirku cuma satu, kalau aku aja dicek seperti itu berarti kemungkinan yang lolos dalam keadaan demam pasti ada dan bisa jadi membahayakan pengunjung yang lain," terang Nana. "We're on this together guys. Ini tanggung jawab kita semua. Harus bener-bener saling menjaga. Apalah artinya protokol kalau yang menjalankan nggak bener-bener tahu apa yang seharusnya mereka lakuin atau tujuan dari protokol itu dibuat."

Kendati begitu, Nana mengingatkan kepada masyarakat betapa pentingnya mempelajari sebuah alasan di balik sebuah peraturan. Karena bisa jadi peraturan itu dibuat bukan hanya untuk dirinya sendiri melainkan juga untuk melindungi orang lain.

"Mempelajari alasan di balik suatu protokol kesehatan itu nggak akan pernah salah. Menambah pengetahuan bisa melindungi diri sendiri dan juga orang lain. Di saat kita nggak begitu ngerti alasan di balik sebuah peraturan, kita nggak akan bisa menjalankannya dengan baik, bahkan akan cenderung menyepelekan," pungkas Nana.

(wk/lail)

You can share this post!

Related Posts