Sekolah Tatap Muka Juli 2021, Kemendikbud Beri Pengecualian Ini
Nasional
Sekolah di Tengah Corona

Pembukaan sekolah tatap muka pada bulan Juli mendatang bakal dilakukan setelah vaksinasi corona kepada 5,7 juta tenaga pendidik rampung. Meski begitu, ada pengecualian yang diberikan untuk kelompok siswa berikut.

WowKeren - Pemerintah memastikan akan membuka sekolah dan kampus secara keseluruhan pada Juli 2021. Pembukaan tersebut dilakukan setelah vaksinasi corona kepada 5,7 juta tenaga pendidik selesai dilakukan.

"Ini dilakukan karena guru berisiko lebih tinggi daripada anak-anak. Dan vaksinnya juga terbatas jumlahnya," ujar Dirjen PAUD Dikdasmen Kemendikbud, Jumeri, Kamis (25/2). "Setelah semua divaksin sekolah diharap membuka pembelajaran tatap muka dengan prokes yang ketat."

Semua dilakukan dengan bertahap dan melalui penerapan protokol kesehatan ketat. Maksudnya, siswa datang ke sekolah 2 atau 3 kali seminggu dan kapasitas mereka yang belajar tatap muka pun dibatasi 50 persen.

"Kalau dari sekolah, untuk prokesnya wajib menyediakan tempat cuci tangan dan memiliki persediaan masker jika anak-anak tertinggal atau rusak," tuturnya. "Secara umum juga mengatur jarak meja kelas supaya tidak berdempetan."


Meski begitu, penularan COVID-19 tak hanya terjadi di sekolah. Pasalnya, masih ada potensi penularan lain yaitu saat anak-anak bermobilitas dari rumah. Apalagi jika mereka harus naik angkutan umum ke sekolah. Potensi penularan pasti ada.

"Daerah berkoordinasi dengan Dishub untuk memastikan transportasi kita semakin aman," jelasnya. "Kalau ada anak-anak kesulitan mengakses transportasi dan orang tua juga tidak bisa mengantar, dia bisa tidak datang ke sekolah dulu atau tetap jarak jauh."

Selain itu, penularan juga sangat mungkin terjadi sepulang sekolah. Ada budaya 'nongkrong' di rumah teman, mal, kafe, dan sebagainya yang juga rawan corona. "Setelah pulang anak-anak tidak terkontrol. Makanya nanti pas masuk diberi penyuluhan untuk melakukan tindakan aman bagi dirinya untuk makin baik. Taat protokol di mana pun," tandasnya.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim telah mengumumkan bahwa sekolah tatap muka kemungkinan bisa kembali dibuka pada Juli 2021. "Kami ingin memastikan kalau guru dan tenaga kependidikan sudah selesai vaksinasi di akhir Juni," terang Nadiem di Jakarta, Rabu (24/2). "Sehingga di Juli, insya Allah, sudah melakukan proses belajar tatap muka di sekolah."

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts