Bukan Karena Testing Berkurang, Satgas COVID-19 Bongkar Alasan Kasus Corona Melandai
covid19.go.id
Nasional
Vaksin COVID-19

Kabar baik disampaikan oleh Juru Bicara Pemerintah Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito. Kasus positif COVID-19 di Tanah Air menunjukan penurunan di tengah masyarakat beberapa waktu terakhir.

WowKeren - Kasus COVID-19 di Indonesia beberapa waktu terakhir telah mengalami penurunan. Juru Bicara Pemerintah Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito menyebutkan jika penurunan kasus positif ini bukan disebabkan karena penurunan jumlah pemeriksaan atau testing.

Wiku menjelaskan jika jumlah pemeriksaan mingguan telah mencapai standar WHO yaitu 1 per 1.000 populasi per 17 Maret. “Hal ini menunjukan bahwa kasus positif di tengah masyarakat sudah mulai menurun, bukan karena jumlah pemeriksaan yang mulai berkurang,” kata Wiku saat konferensi pers, Kamis (18/3).

Menurut data Satgas, sejak awal Januari hingga minggu terakhir Januari, kasus positif mengalami peningkatan hingga mencapai 86.342 kasus dalam sepekan. Namun memasuki bulan Februari, tren kasus positif mengalami penurunan hingga saat ini atau minggu ketiga Maret. “Kasus positif sempat mengalami kenaikan pada Februari namun kemudian terus menurun jumlahnya,” tambahnya.

SementaJika dibandingkan dengan puncak terakhir atau minggu keempat Januari, kasus positif mengalami penurunan sebesar 44 persen. Sementara itu, berdasarkan data, jumlah pemeriksaan COVID-19 terus mengalami peningkatan sejak awal Januari.


Sementara itu, pada Kamis (18/3), kasus COVID-19 bertambah 6.570. Sehingga total kumulatif kasus positif Corona di RI sampai hari ini tercatat 1.443.853.

Pada minggu ini kasus Corona telah mengalami penurunan sebesar 11,62%. Meski demikian, ada 5 provinsi dengan jumlah kenaikan kasus yang mengalami penambahan. Kelima provinsi itu ialah Banten, Papua, Maluku Utara, Gorontalo, dan Bangka Belitung.

Selain itu, kasus kematian akibat COVID-19 juga mengalami kenaikan dibanding minggu lalu. Kenaikan angka kematian itu sebesar 5,45%. "Penambahan kematian di minggu ini meningkat dibandingkan minggu lalu, yaitu sebesar 5,45% setelah sempat mengalami peningkatan yang cukup tinggi pada dua minggu lalu, angka kematian baru menurun pada minggu lalu dan kembali meningkat di minggu ini," tutur Wiku.

Wiku pun meminta agar melandainya kasus COVID-19 ini dapat dipertahankan. Sehingga kasus positif di Indonesia dapat terus ditekan dan jumlah pemeriksaan terus ditingkatkan di atas standar WHO.

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts