Koleksi Selama 50 Tahun, Pria di Filipina Berhasil Kumpulkan 20.000 Mainan Restoran Cepat Saji
pixabay.com/Ilustrasi
SerbaSerbi

Sejak usai 5 tahun, pria asal Filipina Percival Lugue memang suka mengumpulkan mainan dari jaringan restoran cepat saji seperti McDonald's, Burger King, dan Jollibee

WowKeren - Hobi mengoleksi mainan memang sangat mengasyikkan. Apalagi jika mainan yang dikoleksi bukan yang mudah didapat, dengan kata lain hanya diproduksi secara khusus untuk edisi tertentu.

Bagi sebagian orang, berhasil mengoleksi mainan bisa memberikan kepuasan tersendiri. Hobi ini pun tak terkait usia sebab tak hanya anak-anak, orang dewasa pun tak sedikit yang suka mengoleksi mainan.

Seniman grafis asal Filipina Percival Lugue menuai sorotan berkat jumlah mainan yang dimilikinya. Sejak usia 5 tahun, Lugue memang suka mengumpulkan mainan dari jaringan restoran cepat saji seperti McDonald's, Burger King, dan Jollibee.

Hampir lima dekade setelahnya, pria berusia 50 tahun ini telah memiliki 20.000 mainan. Hobi ini rupanya membawanya menjadi pemenang Rekor Dunia Guinness dari tahun 2014 lalu, ketika koleksi mainannya mencapai lebih dari 10.000 item.

Baginya, mainan-mainan tersebut bisa memberikan arti tersendiri baginya. Setiap mainan baginya, bisa membuatnya mengenang kejadian apa saja yang ia alami untuk bisa mendapatkan mainan tersebut.


"Mainan itu sendiri seperti pendongeng," kata Lugue. "Misalnya, memberi saya gambaran sekilas tentang waktu tertentu ketika saya mendapatkannya, cerita tentang apa yang terjadi, insiden apa yang terkait saat mendapatkannya."

Bahkan untuk menampung koleksinya ini, Lugue telah membangun rumah khusus. Lugue, yang tinggal di Apalit di Pampanga, sebuah provinsi di barat laut Manila ini memang memiliki kebiasaan cukup berbeda dibanding anak-anak lain.

Ketika masih kecil, tak seperti anak-anak di usianya, Lugue akan menyimpan mainannya secara lebih hati-hati. Ia bahkan merawatnya dengan baik dan memajangnya. Tidak seperti anak-anak lain yang akan merusak mainan mereka hingga hancur berkeping-keping.

Sebagian besar mainannya diperoleh melalui pembelian pribadi namun ada juga yang didapatnya dari teman dan keluarga. "Saya akan mengundang teman-teman saya untuk makan siang di McDonald's dan dalam sekali waktu saya akan bisa mendapatkan seluruh set," katanya.

Ia memiliki impian untuk membuka museum suatu hari. Ia ingin agar koleksinya bisa dipamerkan untuk umum.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts