BPN Beri Klarifikasi Soal Penolakan Moderator Najwa Shihab, Sandiaga Uno: Mereka Jurnalis Independen
Instagram/sandiuno
Nasional

BPN Prabowo-Sandiaga belum memberikan pernyataan resmi apakah pihaknya akan menolak atau menerima usulan calon moderator.

WowKeren - Najwa Shihab menjadi salah satu nama yang diusulkan sebagai calon moderator di debat Capres kedua yang akan digelar Februari mendatang. Selain Najwa, ada Tommy Tjokro yang juga disuulkan oleh pihak TV penyelenggara debat.

Terkait hal ini, Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade sempat menyampaikan ketidaksetujuannya. Sebab menurutnya, Najwa selama ini telah berpihak pada salah satu Paslon.


Wakil Ketua BPN Priyo Budi Santoso membantah adanya penolakan tersebut. Priyo mengatakan bahwa pihaknya belum membicarakan hal itu sehingga belum ada pernyataan resmi terkait penolakan tersebut.

"Rapat kemarin belum membahas itu," kata Priyo di Media Center Prabowo-Sandi, Jakarta Selatan, Selasa (22/1). "Dan akan dibahas pada Kamis ini."

Adapun alasan pihak BPN belum mengeluarkan sikap terkait pencalonan moderator tersebut adalah karena pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) sendiri belum menyampaikan secara resmi. Meski KPU bisa mengajukan nama-nama calon, namun tetap harus mendapat persetujuan.

"Menurut undang-undang KPU bisa mengajukan dan harus mendapatkan persetujuan kedua belah pihak," lanjut Priyo. "Tapi sampai hari ini kami belum menyikapi nama beredar."

Berbeda dengan Andre, Priyo justru menyebut bahwa Najwa adalah jurnalis yang kompeten. Sehingga ia menegaskan bahwa pihak BPN tidak melakukan penolakan apapun.

"BPN Prabowo Sandi belum pernah bersikap menolak kepada siapa pun," lanjut Priyo. "Apalagi pada tokoh sekaliber Najwa Shihab yang sedang on dan moncer."

Hal senada juga disampaikan oleh calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga. Sandiaga menegaskan bahwa dirinya mengenal baik Najwa dan juga Tommy. Menurutnya, kedua orang tersebut tersebut adalah jurnalis yang independen.

"Nana sama Tommy kenal dengan baik," kata Sandiaga di Desa GIntung Kerta, jawa Barat pada Selasa (22/1). "Mereka jurnalis yang independen."

Meski demikian, Sandiaga mengatakan bahwa tim BPN lebih berpengalaman untuk melihat rekam jejak kedua calon moderator tersebut. Ia akan mengikuti keputusan KPU.

"Tapi mungkin tim BPN yang lebih kompeten melihat rekam jejaknya," lanjut Sandiaga. "Saya ikut saja keputusan KPU seperti apa."

You can share this post!

Related Posts
Loading...